Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 November 2024 | 03.28 WIB

Tahukah Anda Jika Makanan Pedas Dapat Membuat Anda Hidup Lebih Lama? Inilah Beberapa Alasannya

Ilustrasi- Makanan sumber rasa pedas. (freepik)

JawaPos.com - Makanan pedas tidak hanya memberikan sensasi rasa yang menggugah selera, tetapi juga memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Melansir Only My Health, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rutin makanan pedas, terutama yang mengandung capsaicin, dapat membantu memperpanjang usia dan mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

Hubungan Antara Makanan Pedas dan Umur Panjang

Penelitian mengungkapkan bahwa konsumsi rutin makanan pedas berkaitan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit serius seperti kanker, penyakit jantung iskemik, dan gangguan pernapasan.

Orang yang makan makanan pedas 6-7 kali seminggu memiliki risiko kematian 14% lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Dalam studi lain, peserta yang rutin makan cabai merah pedas menunjukkan tingkat kematian total yang lebih rendah (22%) dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya sama sekali (34%).

Namun, manfaat ini akan lebih maksimal jika diimbangi dengan gaya hidup sehat, termasuk pola makan yang seimbang dan olahraga teratur.

Apa yang Membuat Capsaicin Istimewa?

Capsaicin adalah senyawa aktif dalam cabai yang memberikan sensasi pedas sekaligus memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa capsaicin tidak hanya meningkatkan metabolisme tubuh tetapi juga membantu mengurangi peradangan dan melindungi sel dari kerusakan. Berikut beberapa alasan mengapa capsaicin dianggap istimewa.

1. Kesehatan Jantung

Capsaicin memiliki kemampuan untuk melindungi kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam darah. Selain itu, senyawa ini juga dapat mencegah pembentukan bekuan darah yang menjadi penyebab utama serangan jantung dan stroke.

Lebih menarik lagi, capsaicin membantu tubuh melarutkan fibrin, zat yang berperan dalam pembekuan darah, sehingga memperbaiki aliran darah. Hal ini menjelaskan mengapa budaya yang kaya akan konsumsi cabai cenderung memiliki angka penyakit kardiovaskular yang lebih rendah.

2. Pencegahan Kanker

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore