Ilustrasi: Perempuan yang kerap berkara kasar kepada semua orang.(freepik)
JawaPos.com - Kita semua pernah menjumpai orang yang menganggap dirinya bisa lolos dengan bersikap kasar atau merendahkan, baik itu kolega, teman, atau bahkan anggota keluarga. Komentar tajam atau nada meremehkan mereka membuat Anda merasa frustrasi, dan Anda mungkin muak membiarkannya meluncur. Kabar baiknya? Anda tidak harus mentolerirnya. Anda dapat membela diri sendiri dengan cara cerdas yang mematikannya tanpa membungkuk ke level mereka. Dalam artikel ini, saya membagikan 4 frasa kuat yang akan mengembalikan posisi orang yang merendahkan tidak ada drama, hanya kepercayaan diri.
Berikut 4 ungkapan cerdasnya, dikutip dari hackspirit pada Senin (25/11).
1) "Saya menghargai perspektif Anda"
Ungkapan ini adalah alat yang cerdas untuk melucuti senjata orang yang merendahkan atau kasar. Ketika seseorang sedang merendahkan, mereka sering berusaha untuk membangun superioritas dalam percakapan. Mereka ingin merasa bahwa sudut pandang mereka adalah satu-satunya yang penting. Jadi, ketika Anda merespons dengan "Saya menghargai perspektif Anda", pada dasarnya Anda menyebarkan permainan kekuatan mereka.
Anda mengakui pendapat mereka tanpa memberi mereka kepuasan melihat Anda bingung atau kesal. Alih-alih bersikap defensif atau membalas dengan kasar, Anda menjaga percakapan tetap sopan. Tapi jangan bingung ini dengan menerima kekasaran mereka.
Dengan menggunakan frasa ini, Anda secara halus menunjukkan bahwa Anda mengenali apa yang mereka lakukan dan Anda tidak membiarkan sikap merendahkan mereka menguasai Anda. Itu mungkin hanya membuat mereka sedikit keluar dari permainan mereka. Lagi pula, sulit untuk berdebat dengan seseorang yang menolak untuk turun ke level mereka.
2) "Terima kasih atas umpan baliknya"
Mungkin aneh untuk berterima kasih kepada seseorang yang baru saja bersikap kasar atau merendahkan Anda. Tapi, frasa ini bisa menjadi alat yang ampuh dalam gudang komunikasi Anda. Saat menghadapi kekasaran, naluri pertama kita seringkali adalah membalas atau membela diri. Tetapi bagaimana jika sebaliknya, kita memperlakukan sikap merendahkan mereka sebagai umpan balik? Hal ini dapat mengubah dinamika percakapan sepenuhnya.
Mengatakan "Terima kasih atas umpan baliknya" tidak berarti Anda setuju dengan mereka atau menerima kekasaran mereka. Sebaliknya, ini menunjukkan bahwa Anda terbuka terhadap kritik dan cukup dewasa untuk menanganinya dengan anggun. Itu juga dapat menghilangkan angin dari layar seseorang yang mencoba membuat Anda gusar, karena itu adalah respons yang kemungkinan besar tidak mereka harapkan. Selain itu, ini memberi Anda waktu dan ruang untuk memproses apa yang mereka katakan.
Mungkin ada sebutir kebenaran dalam kata-kata mereka yang bisa Anda gunakan untuk perbaikan diri. Atau mungkin, kata-kata mereka sama sekali tidak berbobot dan kesadaran itu dapat memberdayakan Anda, untuk melepaskan kekasaran mereka tanpa memengaruhi ketenangan pikiran Anda.
3) "Bisakah Anda menjelaskan mengapa Anda berpikir demikian?”
Ketika seseorang bersikap merendahkan atau kasar, seringkali itu karena mereka ingin merasa lebih unggul. Mereka mungkin memiliki keyakinan yang mendalam bahwa pikiran atau pendapat mereka lebih berbobot daripada yang lain. Menariknya, ketika Anda meminta seseorang untuk menjelaskan proses berpikirnya, hal itu memaksa mereka untuk merenungkan kata-katanya sendiri.
Jadi, tanyakan "Bisakah Anda menjelaskan mengapa Anda berpikir demikian?"bisa menjadi cara cerdas untuk membuat mereka mempertimbangkan kembali pendirian mereka. Mendengarkan secara reflektif ini adalah pendekatan non-konfrontatif yang mengalihkan beban pembuktian kepada mereka, sekaligus memberi Anda pemahaman yang lebih baik tentang sudut pandang mereka. Hal ini dapat meningkatkan komunikasi yang lebih baik dan bahkan dapat mengarah pada percakapan yang konstruktif, di mana kedua belah pihak merasa didengar dan dihormati.
4) "Saya dapat melihat ini penting bagi Anda"

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
