
Ilustrasi orang. (Unsplash.com/AdeoluEletu)
JawaPos.com - Untuk menjadi orang yang sukses memang tak semudah membalikkan telapak tangan, terutama bagi pria yang memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjalani kehidupan jangka panjang.
Terkadang, sukses tak bisa dilihat dari penampilan saja, beberapa orang yang terlihat sudah berhasil faktanya justru masih berjuang.
Melansir dari laman The Considered Man pada (24/11) mereka kerap menunjukkan 5 perilaku ini:
1. Selalu menyibukkan diri
Kesuksesan seringkali datang dengan jadwal yang sibuk. Tak heran jika banyak pria yang tampil sukses selalu menyibukkan diri, tapi terkadang aktivitas secara terus-menerus bukanlah tanda produktivitas.
Perilaku seperti ini merupakan cara untuk melepaskan diri dari masalah mendasar. Hal ini juga diakui oleh para ahli seperti di Psych Central yang mencatat bahwa bagi sebagian orang, menyibukkan diri adalah sebuah mekanisme penanggulangan.
2. Menghindari percakapan
Pria yang tampak terlihat sukses tapi sebenarnya sedang berjuang, biasanya pandai berbasa-basi dan berjejaring, tetapi jika menyangkut percakapan yang mendalam dan bermakna, mereka sering kali menghindar.
Sedangkan pria yang benar-benar sudah sukses akan menjaga sebuah percakapan agar tetap ringan dan santai, serta menghindari hal-hal terlalu pribadi atau introspektif.
3. Terlalu kompetitif
Sedikit persaingan bisa menyehatkan. Hal ini dapat mendorong kita untuk berusaha menjadi lebih baik, mencapai tingkatan baru. Tapi terkadang, orang-orang ini bertindak ekstrem dan melihat setiap situasi sebagai medan pertempuran.
Bagi orang-orang ini, kemenangan bukan sekadar mencapai tujuan—melainkan tentang membuktikan nilai mereka. Masalah dengan perilaku ini adalah dapat mengasingkan orang lain, merenggangkan hubungan, dan menimbulkan siklus ketidakpuasan yang tidak pernah berakhir.
Kesuksesan sejati bukanlah soal mengalahkan orang lain, tetapi soal menemukan kepuasan batin dan kepercayaan diri.
4. Meremehkan pencapaiannya
Ini adalah pola psikologis di mana individu meragukan pencapaian mereka dan memiliki rasa takut yang terus-menerus untuk dianggap sebagai penipu, meskipun ada bukti kompetensinya.
Pada dasarnya, tidak peduli berapa banyak pencapaian yang mereka capai, mereka merasa itu tidak pernah cukup atau tidak pantas mendapatkan kesuksesan yang telah diupayakan.
Tapi pada kenyataannya, ketika mereka dipuji akan menjawab dengan dengan komentar seperti, “Itu hanya keberuntungan,” atau, “Siapa pun bisa melakukannya.”
5. Enggan meminta bantuan
Ada anggapan bahwa meminta bantuan adalah tanda kelemahan, dan orang-orang sukses harus mampu memikirkan semuanya sendiri. Butuh banyak keberanian untuk akhirnya menghubungi dan meminta bantuan.
Pria yang tampak terlihat sukses tapi sebenarnya sedang berjuang, melihat bantuan itu sebagai tanda kelemahan, padahal ini menunjukkan bahwa kamu menghargai kesehatan mental dan pentingnya kerja sama dalam mencapai sebuah kesuksesan.
Pada umumnya, pria yang benar-benar sukses sebetulnya akan terbuka terhadap saran atau masukan dari orang lain, berani ambil risiko, serta terus mengasah diri.
***

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
