
Ilustrasi diam-diam suka stalking mantan (freepik)
JawaPos.com - Di era media sosial saat ini, tidak jarang orang merasa penasaran dengan masa lalu pasangan mereka atau bahkan mantan pasangan mereka. Meskipun rasa penasaran bisa terlihat seperti hal yang wajar, namun stalking yang terus-menerus bisa menunjukkan rasa tidak aman dan masalah emosional yang lebih dalam.
Menyadari sifat-sifat yang mendorong perilaku ini dapat memberikan wawasan tentang kompleksitas emosional yang terlibat dalam hubungan tersebut. Perilaku stalking ini bukan hanya berdampak pada individu yang melakukannya, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan saat ini.
Dari kurangnya rasa percaya hingga keinginan yang tidak sehat untuk merasa terhubung, perilaku ini menunjukkan tantangan emosional yang perlu dihadapi agar hubungan menjadi lebih sehat. Dilansir dari laman Global English Editing, Rabu (20/11), berikut adalah 8 sifat orang yang sering kali diam-diam stalking mantan pasangan mereka di media sosial:
1. Didorong oleh Rasa Penasaran
Semua orang memiliki rasa ingin tahu yang alami, dan ini menjadi lebih kuat ketika menyangkut masa lalu pasangan. Meski pada awalnya terasa wajar, rasa penasaran yang berlebihan bisa berubah menjadi obsesi. Jika pasangan sering mengunjungi profil media sosial mantan mereka, ini bisa menjadi tanda bahwa mereka belum mendapat penutupan emosional yang tepat.
Perilaku stalking yang terus-menerus ini sering kali berakar pada ketidakmampuan untuk melepaskan masa lalu dan menghormati batas-batas dalam hubungan yang sedang berjalan.
2. Empati yang Tinggi
Meskipun terlihat positif, tingkat empati yang sangat tinggi bisa memicu obsesi yang tidak sehat. Pasangan yang sering stalking mantan pasangan mereka mungkin merasa perlu untuk memahami perasaan mantan mereka lebih dalam, bahkan merasa khawatir atau sedih melihat kesulitan yang mereka alami, meskipun sudah bertahun-tahun sejak berpisah.
Namun, empati yang berlebihan bisa membuat mereka melupakan batasan yang seharusnya ada, menciptakan keterikatan emosional yang bisa merusak hubungan mereka yang sedang berlangsung.
3. Ketakutan Akan Ditinggalkan
Orang yang terus-menerus memeriksa media sosial mantan pasangan mereka sering kali memiliki ketakutan mendalam akan ditinggalkan atau digantikan. Ketakutan ini bisa memicu kebutuhan untuk membandingkan diri dengan mantan pasangan, untuk meyakinkan diri mereka bahwa mereka lebih baik.
Perilaku ini umumnya berakar dari rasa tidak aman atau kurangnya kepercayaan diri, yang memicu kecemasan yang terus-menerus dan dapat merusak hubungan saat ini.
4. Mencari Validasi
Salah satu alasan pasangan sering stalking mantan mereka adalah untuk mencari validasi. Mereka mungkin ingin meyakinkan diri mereka bahwa mereka lebih dicintai atau lebih dihargai daripada mantan pasangan. Namun, mencari validasi dari luar tidak menyelesaikan masalah ketidakamanan internal mereka.
Validasi sejati datang dari dalam diri, dan perbandingan dengan mantan pasangan tidak akan memberikan kepuasan jangka panjang.
5. Keinginan untuk Terhubung
Kadang-kadang, orang tetap terhubung dengan masa lalu mereka, meskipun hanya melalui media sosial, karena keinginan untuk mempertahankan hubungan emosional dengan kenangan lama. Pasangan mungkin merasa bahwa mereka harus tetap terhubung dengan masa lalu atau teman-teman bersama, tetapi ini bisa menghalangi mereka untuk sepenuhnya melibatkan diri dalam hubungan saat ini.
Sebagai alternatif, lebih sehat untuk berinvestasi secara emosional pada hubungan yang sedang berlangsung daripada terus terikat dengan masa lalu.
6. Kesulitan dalam Menyelesaikan Masalah
Bagi sebagian orang, stalking mantan pasangan di media sosial adalah cara mereka mencoba untuk mencari penutupan emosional yang tidak dapat mereka temukan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
