
Ilustrasi ciri kepribadian dari orang yang tidak pernah muncul pada obrolan grup online. (Pexels)
JawaPos.com - Pada zaman sekarang, kita semua menjadi bagian dari satu atau dua grup obrolan. Banyak orang yang senang berkomunikasi dengan banyak orang sekaligus, meminta saran, atau berbagi cerita yang lucu.
Meski begitu, tak jarang ada orang-orang tertentu dalam sebuah obrolan grup yang jarang atau mungkin tidak pernah ikut berkomentar. Tidak peduli seberapa ramai atau menariknya percakapan, mereka akan tetap diam, tetapi ikut membaca setiap pesan.
Psikolog menunjukkan bahwa mereka yang menghindari berkontribusi pada obrolan grup seringkali memiliki serangkaian ciri kepribadian yang mengejutkan. Beberapa di antaranya mengungkapkan lebih dari apa yang terlihat.
Dilansir dari Geediting, inilah 8 ciri kepribadian dari orang yang tidak pernah muncul pada obrolan grup online.
1. Introvert
Orang yang introvert pada dasarnya lebih menyukai berbagai kegiatan menyendiri daripada kegiatan sosial. Mereka biasa mengisi ulang energi mereka dengan menghabiskan waktu sendirian dan mungkin merasa terkuras ketika berada dalam kelompok besar dan aktif, meskipun secara online.
Dalam obrolan grup online, mereka menganggap sebagai kegiatan membaca dan mengamati alih-alih berpartisipasi aktif. Mereka hadir, memperhatikan, tetapi mereka tidak selalu ikut campur dalam percakapan.
Bukan berarti mereka tidak pernah berkontribusi, tetapi mereka mungkin akan ikut berkomentar ketika merasa yakin dengan suatu topik atau saat mereka memiliki sesuatu yang penting untuk ditambahkan.
2. Pemikir berlebihan
Mereka yang diam saja dalam obrolan grup daring biasanya memiliki kecenderungan terlalu banyak berpikir dalam menanggapi. Mereka membutuhkan waktu yang lama untuk menanggapi obrolan grup.
Bukan karena tidak tertarik tetapi mereka selalu banyak berpikir untuk menanggapinya. Mereka akan menyusun pesan, lalu menghapusnya, menyusunnya ulang, lalu menghapusnya kembali. Mereka cukup khawatir tentang bagaimana komentarnya akan diterima.
Siklus berpikir yang berlebihan ini seringkali membuat mereka tidak menanggapi sama sekali. Karena saat sudah menyusun pesan yang disukai, percakapan akan cepat berganti.
3. Sangat sensitif
Orang yang sangat sensitif, atau HSP seperti yang sering disebut, berjumlah sekitar 15-20 persen dari populasi. Orang-orang ini lebih sadar dan terpengaruh oleh masukan sensorik dan cenderung lebih berempati dan emosional.
Dalam konteks obrolan daring, kepekaan mereka akan meningkat yang dapat membuat platform ini terasa membebani. Kecepatan percakapan yang berjalan cepat, banyak notifikasi, dan potensi konflik dapat menimbulkan stres bagi seorang HSP.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
