
Ilustrasi orang yang sedang kewalahan dan butuh waktu istirahat.
JawaPos.com - Ketika tubuh digunakan untuk bekerja ekstra, seringkali kita lupa mengutamakan kesehatan baik secara fisik maupun mental. Jika belum benar-benar tumbang, maka akan dipaksa terus kerja hingga larut malam.
Ketahuilah bahwa sampai kapanpun, pekerjaan itu tidak ada habisnya. Jika kamu terus-menerus menyelesaikan hingga larut malam, tubuh akan merasa kewalahan karena mengabaikan kesehatan tubuh.
Mengutip dari laman Your Tango pada (11/11) inilah 8 tanda bahwa tubuh sedang kewalahan dan butuh waktu istirahat, diantaranya :
1. Ada masalah pencernaan
Sakit perut, pencernaan tidak lancar, dan perubahan nafsu makan merupakan indikasi kelelahan dan tanda peringatan butuh waktu istirahat.
Sebuah studi pada 2023 yang diterbitkan dalam Journal of Psychosomatic Research mengatakan bahwa orang yang sedang kewalahan rentan terhadap gejala gastrointestinal, yakni penyakit yang menyerang usus besar.
Jika kamu merasa ada kendala dalam masalah pencernaan dan sulit diatasi dengan pengobatan medis, maka bisa jadi sebuah tanda peringatan bahwa tubuh butuh waktu istirahat.
2. Kelelahan yang kronis
Burnout didefinisikan oleh psikolog Herbert Freudenberger pada tahun 1974 sebagai "kelelahan karena menuntut energi, kekuatan, atau sumber daya secara berlebihan" di tempat kerja. Ketika mengalaminya ditandai dengan rasa lelah dan letih yang sering kali disertai insomnia.
Merasa lelah bahkan setelah tidur semalaman menandakan bahwa tubuh telah bekerja melebihi kapasitasnya. Meluangkan waktu jauh dari pemicu stres akut di tempat kerja dapat membantu mengatur ulang sistem saraf dan memungkinkan kamu mendapatkan istirahat yang diperlukan.
3. Mengalami kabut mental
Mengalami kabut otak adalah tanda peringatan bahwa tubuh sedang kewalahan dan butuh waktu istirahat. Hal ini bisa terjadi saat stres meningkat dan membuat sistem saraf terjebak dalam kewaspadaan.
Kondisi kabut mental ini membuat tubuh seseorang seperti terbang, berkelahi dengan pikiran sendiri, dan membeku. Sehingga perlunya dukungan dari orang sekitar untuk meringankan bebannya.
4. Merasa mati rasa secara emosional
Merasa mati rasa secara emosional adalah tanda dari orang yang sedang kewalahan dan butuh waktu istirahat. Sehingga pada akhirnya akan kehilangan minat dan motivasi karena suatu hal karena kurangnya dukungan atau apresiasi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
