
Ilustrasi perilaku dalam hubungan dengan orang tua menurut Psikologi.
JawaPos.com – Membangun hubungan yang dekat dengan orang tua adalah keinginan banyak orang, namun seringkali perilaku yang tampak sepele bisa menjadi penghalang dalam mencapai kedekatan tersebut.
Menurut psikologi, ada beberapa perilaku yang, jika dilakukan secara berulang, dapat merusak hubungan emosional dengan orang tua. Kebiasaan kecil ini bisa mengganggu komunikasi, menciptakan jarak, dan menimbulkan kesalahpahaman yang seharusnya bisa dihindari.
Dilansir dari Hack Spirit pada Jumat (8/11), diterangkan bahwa terdapat delapan perilaku yang harus kamu hindari jika ingin menjalin hubungan dekat dengan orang tua kamu seiring bertambahnya usia menurut Psikologi.
1. Hindari mengkritik
Saat berinteraksi dengan ayah dan ibu yang mulai menua, penting untuk menahan diri dari memberikan kritik yang menyakitkan. Kondisi mereka yang semakin sensitif membuat kritikan sekecil apapun bisa diartikan sebagai bentuk ketidakhormatan, apalagi ketika peran mereka telah bergeser dari pengasuh menjadi yang diasuh.
Alih-alih menunjukkan kesalahan mereka secara langsung, cobalah menyampaikan masukan dengan cara yang lebih bijak dan penuh empati. Pendekatan yang konstruktif seperti ini akan membantu menjaga keharmonisan dan memperkuat ikatan emosional antara kamu dan kedua sosok yang telah membesarkan kamu.
2. Kendalikan ketidaksabaran
Kerap kali kita merasa gusar ketika harus mengajari orangtua menggunakan teknologi baru seperti ponsel pintar. Kecenderungan untuk mengambil alih dan menyelesaikan sendiri memang terasa menggoda, namun hal ini justru akan menghambat proses pembelajaran mereka.
Memahami bahwa mereka butuh waktu lebih lama untuk mencerna hal-hal baru adalah kunci utamanya. Yang mereka butuhkan adalah kesabaran ekstra dan dukungan penuh dari kita sebagai anak.
3. Perhatikan aspek emosional
Riset membuktikan bahwa dukungan emosional memiliki dampak signifikan pada kesejahteraan para tetua. Tidak cukup hanya memastikan kebutuhan fisik mereka terpenuhi, kita perlu memberikan perhatian pada sisi perasaan mereka.
Menghabiskan waktu untuk mendengarkan cerita-cerita masa lalu, menanyakan kabar harian, atau sekadar mengungkapkan rasa sayang dapat mencegah mereka dari perasaan kesepian.
Keterlibatan emosional yang mendalam ini terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup dan bahkan memperpanjang usia mereka.
4. Jaga sikap menghargai
Kesibukan seringkali membuat kita lupa menghargai keberadaan papa dan mama. Tanpa sadar, kita menganggap mereka akan selalu ada dan mengabaikan momen-momen berharga yang bisa dihabiskan bersama.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
