
Ilustrasi anak yang tumbuh dari orang tua yang bercerai.
JawaPos.com - Setiap anak pasti tidak tumbuh dari orang tua yang bercerai, tapi semua itu mau tidak mau harus dijalani dengan rasa ikhlas.
Mengutip dari laman Pengadilan Agama Muara Teweh, anak akan merasa dunianya kacau ketika orang tuanya bercerai dan berisiko kehilangan rasa percaya diri, ketenangan batin, dan kehilangan cita-cita.
Sehingga dampak negatif tersebut menimbulkan stigma di masyarakat bahwa mereka disebut dengan anak broken home dan selalu terkesan nakal, serta tidak terawat.
Terlepas dari hal itu, melansir dari Small Business Bonfire pada (06/11) bahwa seseorang yang tumbuh dengan orang tua yang bercerai, biasanya menampilkan 8 perilaku ini di kemudian hari:
1. Peningkatan Kemandirian
Anak-anak korban perceraian sering kali mendapati diri memikul tanggung jawab di usia muda. Kemandirian awal ini dapat terwujud dalam berbagai cara sepanjang masa dewasanya.
Ketika orang tua mereka terlibat dalam masalah mereka sendiri, anak-anak ini terkadang harus mengurus diri mereka sendiri, secara fisik maupun emosional. Hal ini dapat menyebabkan rasa kemandirian yang sangat berkembang.
Namun, penting untuk diingat bahwa kemandirian ini terkadang juga mengarah pada isolasi. Jika ini terjadi pada kamu, mungkin kesulitan meminta bantuan saat kamu membutuhkannya.
2. Sulit untuk Percaya
Kepercayaan adalah urusan yang rumir ketika kamu langsung menyaksikan perceraian orang tua. Sehingga dampaknya akan terbawa saat anak beranjak dewasa dan takut untuk menjalin hubungan.
Anak yang tumbuh dari orang tua yang bercerai telah melihat janji-janji diingkari dan komitmen tidak dipenuhi, dan itu rasanya sangat menyakitkan. Bukan mereka menganggap orang tuanya buruk, tapi ada pikiran di alam bawah sadar bahwa segala sesuatu pasti menimbulkan kecewa.
3. Kemampuan Beradaptasi Lebih Tinggi
Tumbuh di tengah perubahan dinamika keluarga, rumah yang berbeda, dan jadwal hak asuh yang bergantian, orang-orang ini sering kali menjadi ahli dalam beradaptasi dengan situasi baru.
Kemampuan ini dapat bermanfaat bagi mereka di masa dewasa, lalu akan membuatnya lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan, cenderung menghadapi tantangan hidup dengan tenang karena mereka telah melakukannya sejak masa kanak-kanak.
Namun, adaptasi yang terus-menerus terkadang dapat menyebabkan kurangnya stabilitas atau perasaan tidak memiliki ‘dasar’.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
