Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 November 2024 | 16.00 WIB

Waspada! 5 Bahaya Buruk Menggunakan Kipas Angin Saat Tidur Dapat Menyebabkan Mata Dan Kulit Kering

Zodiak yang menganggap tidur sebagai hobi. (pexels.com) - Image

Zodiak yang menganggap tidur sebagai hobi. (pexels.com)

JawaPos.com - Kipas angin bisa sangat membantu mengurangi ketidaknyamanan pada malam-malam yang panas, namun penggunaan perangkat itu juga bisa menjadi penyebab gangguan kalau kotor atau letaknya terlalu dekat dengan badan.

Dilansir laman hellosehat.com, Udara sejuk, baik itu dari jendela terbuka atau kipas angin listrik, dapat membantu orang bernapas lebih baik.Kipas angin juga menghasilkan suara dengan frekuensi yang bisa membantu orang tertidur.

Tetapi kalau sering terbangun dalam kondisi nyeri otot, sebaiknya jangan meletakkan kipas angin terlalu dekat dengan badan saat tidur.

Dilansir laman alodokter.com, Kekakuan dan sakit otot ini bisa terjadi karena konsentrasi udara dingin pada bagian tertentu tubuh yang membuat otot tegang dan kram.

Selain bagian dalam tubuh, udara juga bisa mempengaruhi bagian luar tubuh, salah satunya kulit.

Orang yang kulitnya cenderung kering bisa semakin kering karena semburan udara yang terus menerus.

Berikut beberapa dampak buruk penggunaan kipas angin saat tidur:

1. Membuat mata dan kulit kering

Efek buruk lainnya dari kebiasaan tidur pakai kipas yakni membuat mata dan kulit kering. Mata yang kering lebih mudah iritasi, terlebih bila Anda sering menguceknya.

Sementara itu, kulit yang kering akibat penggunaan kipas angin bisa memperparah gangguan yang telah dialami sebelumnya, seperti eksim dan psoriasis.

2. Produksi Lendir Berlebih

Udara yang bergerak terus-menerus dari kipas angin dapat menyebabkan penguapan cairan yang lebih cepat dari permukaan mulut, hidung, dan tenggorokan.

Akibatnya, jaringan-jaringan tersebut menjadi lebih kering dari biasanya. Untuk mengatasi kekeringan ini, tubuh akan merespons dengan cara memproduksi lendir secara berlebihan pada jaringan selaput lendir, atau mukosa.

Kelebihan lendir ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti hidung tersumbat, sinusitis, sakit kepala, tenggorokan sakit, dan rasa terbakar serta gatal pada hidung.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore