Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 November 2024 | 18.36 WIB

6 Weton yang Konon Anti Melarat dan Dipercaya Bergelimang Harta Menurut Primbon Jawa

Ilustrasi orang dengan kekayaan yang melimpah. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang dengan kekayaan yang melimpah. (Freepik)

JawaPos.com - Weton atau hari lahir dalam budaya Jawa sering dianggap memiliki peran penting dalam menentukan kepribadian, rezeki, serta peruntungan seseorang.

Beberapa weton dipercaya memiliki kecenderungan untuk hidup berkecukupan dan bahkan dipenuhi keberlimpahan materi.

Kepercayaan ini tertuang dalam kitab Primbon Jawa, yang digunakan secara turun-temurun sebagai panduan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pekerjaan, percintaan, hingga peruntungan.

Dilansir dari YouTube Primbon Cirebon, Minggu (3/11), berikut adalah beberapa weton yang termasuk dalam kategori “Tibo Lungguh,” yaitu weton yang konon anti melarat dan berpeluang besar untuk hidup dalam kecukupan.

Meski begitu, perlu diingat bahwa semua ini hanyalah ramalan, dan pada akhirnya segala sesuatu adalah kehendak Tuhan.

1. Weton Selasa Pahing

Weton pertama yang masuk dalam kategori ini adalah Selasa Pahing, dengan neptu atau nilai total 12, terdiri dari nilai hari Selasa (3) dan Pahing (9).

Orang yang lahir pada hari ini memiliki kepribadian yang tegas, berwibawa, dan cenderung lebih cocok untuk menjadi pemimpin daripada bawahan.

Selasa Pahing seringkali disarankan untuk meniti karier di bidang yang memerlukan keberanian dan spekulasi tinggi, seperti wirausaha atau pedagang.

Dalam hal rezeki, orang dengan weton ini dipercaya mampu membawa ekonomi keluarga ke tingkat yang lebih baik.

2. Weton Rabu Legi

Rabu Legi, dengan total neptu 12 yang terdiri dari hari Rabu (7) dan pasaran Legi (5), memiliki watak yang penuh kasih, mengayomi, dan berjiwa kepemimpinan.

Minggu Pon memiliki total neptu 12, terdiri dari nilai hari Minggu (5) dan Pon (7). Orang yang lahir pada hari ini dikenal pekerja keras, tekun, dan tangguh dalam menghadapi tantangan hidup.

Mereka cenderung tidak cocok untuk menjadi bawahan atau karyawan biasa dan lebih disarankan untuk menjadi pengusaha atau pekerja mandiri.

Dengan semangat kerja yang tinggi, mereka diharapkan mampu menciptakan peluang rezeki dari usaha atau bisnis yang mereka bangun sendiri.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore