
Ilustrasi sejahtera dan bahagia di masa pensiun. (freepik)
JawaPos.com - Masa pensiun seringkali dianggap sebagai waktu istirahat setelah sekian lama bekerja keras di masa muda.
Akan tetapi pada kenyataannya masa pensiun juga bisa membawa tantangan baru bagi lansia, terutama dalam menjaga kebahagiaan dan kesehatan mental.
Berdasarkan studi psikologi, ada sejumlah kebiasaan tertentu dapat membantu seseorang atau lansia menjalani masa pensiun dengan bahagia dan tetap tajam secara mental.
Seiring bertambahnya usia, pikiran dan tubuh tentunya memerlukan rangsangan serta aktivitas yang konsisten untuk membuatnya tetap aktif dan terjaga.
Kehidupan yang seimbang antara kesejahteraan fisik, mental, dan emosional adalah kunci untuk menjalani masa pensiun dengan penuh makna.
Mereka yang berhasil menjaga kualitas hidup di masa pensiun cenderung terlibat dalam kegiatan intelektual, menjaga hubungan sosial, dan terus terbuka terhadap pembelajaran.
Dikutip dari Geediting.com, berikut adalah sembilan perilaku yang menurut psikologi mampu membantu menjaga kebahagiaan dan ketajaman mental selama masa pensiun:
1. Tetap Terlibat dalam Aktivitas Intelektual
Salah satu cara terbaik untuk menjaga ketajaman mental adalah dengan terus aktif dalam kegiatan yang merangsang otak. Seperti otot, otak juga perlu latihan agar tetap sehat dan kuat.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang yang terus belajar, membaca, atau menyelesaikan teka-teki mampu menjaga daya pikir dan memori lebih baik dibandingkan mereka yang pasif.
Mengikuti kursus baru, belajar bahasa asing, atau mencoba hobi seperti catur atau teka-teki silang adalah contoh kegiatan yang dapat meningkatkan fungsi otak dan mencegah penurunan kognitif.
Dengan meluangkan waktu setiap hari untuk mengasah pikiran, otak akan tetap aktif, dan peluang untuk menikmati masa pensiun dengan lebih baik akan meningkat.
2. Menjaga Pola Hidup Sehat
Gaya hidup sehat adalah fondasi penting untuk kebahagiaan jangka panjang, baik secara fisik maupun mental.
Berolahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan bergizi akan menjaga kesehatan otak dan tubuh.
Menurut psikologi, aktivitas fisik seperti berjalan, yoga, atau berenang membantu melancarkan aliran darah ke otak dan meningkatkan konsentrasi serta ingatan.
Selain itu, menjaga berat badan yang ideal, menghindari kebiasaan buruk seperti merokok, dan mengonsumsi makanan kaya vitamin, mineral, serta antioksidan, juga berperan besar dalam menjaga kesehatan di masa pensiun.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
