
Ilustrasi orang yang mengalami kesakitan emosional.(Unsplash.com/whoislemos)
JawaPos.com - Rasa sakit emosional tidak dapat digambarkan secara fisik, tapi bisa lebih berbahaya dari itu. Terkadang hal ini bisa diakibatkan dari tekanan, penyesalan, kesedihan, atau kehilangan.
Mengutip dari laman Very Well Mind, bahwa kesakitan emosional ini seringkali dianggap remeh dan bisa menyebar ke penyakit fisik maupun mental. Kamu bisa mengatasinya dengan cara menjalani psikoterapi, serta menjalani pengobatan dalam bentuk kimia atau meditasi.
Agar dapat mendeteksi hal tersebut, melansir dari laman Personal Branding pada (30/10) bahwa orang yang mengalami kesakitan emosional tapi berusaha menyembunyikan, biasanya menunjukkan 7 tanda ini :
1. Menjadi Sangat Pendiam
Sangat mudah untuk salah mengira bahwa perubahan ini karena lelah saja. Tapi menurut psikologi, perubahan perilaku yang tiba-tiba ini bisa jadi merupakan tanda tekanan emosional yang tersembunyi.
Setiap orang memang memiliki hari untuk relaks, tapi jika perilaku ini secara konsisten dilakukan atau tidak sesuai dengan karakter aslinya, maka hal tersebut seperti peringatan untuk meminta tolong.
Sebagai teman dekatnya, kamu bisa menanyakan keadaannya karena mereka butuh dukungan sosial dari lingkungan sekitar.
2. Menghindari Pertemuan Sosial
Kita mungkin sempat mengalami ketika ada seorang teman atau sahabat yang dulunya akrab, kini mulai menjauh dan cenderung menghindari pertemuan. Mungkin awalnya berpikir bahwa ia sibuk tapi ternyata hal ini dilakukan terus-menerus.
Setelah mulai menyadari perubahan sikapnya, sebagai orang terdekat harus meluangkan waktu sejenak untuk memeriksanya. Ingatlah bahwa orang yang terlihat paling kuat adalah orang yang berjuang dalam pertempuran berat.
3. Tawanya Terkesan Dipaksakan
Tertawa merupakan ekspresi spontan dan gembira ketika melihat suatu hal. Tapi terkadang itu bisa menjadi topeng untuk menyembunyikan kesakitan emosional yang ada didalamnya.
Tertawanya seperti berusaha keras untuk terlihat bahagia, seolah-olah dia berusaha meyakinkan bahwa dirinya baik-baik saja. Jadi jika kamu melihat teman sekitarmu berbuat demikian, maka perlu dicurigai dan harus berempati.
4. Kehilangan Pada Minat
Orang sering kali menemukan hiburan dan kegembiraan dalam hobinya baik itu melukis, menulis, memasak, atau bahkan sekadar berjalan-jalan di taman. Tapi ketika rasa sakit emosional muncul, nafsu ini sering kali dikesampingkan.
Jadi jika kamu melihat seseorang tiba-tiba kehilangan minat atau hobinya tanpa penjelasan yang masuk akal, kemungkinan ia sedang berjuang melawan kesakitan emosionalnya.
5. Pola Makan atau Tidur yang Berubah
Perlu diketahui bahwa kesehatan fisik kita berkaitan erat dengan keadaan emosi kita. Contohnya disaat tertekan secara emosional, sering kali hal itu bermanifestasi dalam pola makan atau tidur yang terganggu.
Perubahan ini mungkin tampak sepele, mudah diabaikan karena stres atau jadwal yang padat. Tapi itu bisa jadi merupakan indikasi halus dari rasa sakit emosional yang berusaha disembunyikan seseorang.
6. Selalu Ada untuk Orang Lain
Jika kamu memiliki teman yang selalu ada untuk orang lain, mereka tampak begitu kuat dan mampu menangani apapun terjadi dalam kehidupannya. Tapi terkadang mereka juga sedang berjuang melawan kesakitan emosionalnya.
Orang seperti ini merasa lebih fokus pada masalah orang lain daripada menghadapi penderitaan emosionalnya sendiri, sehingga cenderung mengabaikannya.
7. Meremehkan Perasaan Sendiri
Salah satu tanda paling jelas dari orang yang mengalami kesakitan emosional tapi berusaha menyembunyikan adalah ketika ia terus-menerus meremehkan perasaan sendiri.
Dengan mengalihkan fokus ini, dengan lembutnya dia berkata "baik-baik saja" atau "tidak apa-apa" untuk mengekspresikan emosinya.
***

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
