
Ilustrasi multitasking (Forbes)
JawaPos.com- Setiap harinya seseorang dihadapkan pada kesibukan dan tugas yang menumpuk, dan mereka bisa saja beralih dengan sangat cepat dari kesibukan atau tugas pertama ke tugas kedua. Kesibukan dalam satu waktu inilah yang disebut dengan praktek multitasking.
Penelitian yang dikutip JawaPos.com, Minggu (27/10) di laman thesector.com menyebutkan, bahwa multitasking dapat menghabiskan hingga 40 persen waktu produktif yang tersedia, dan setara dengan penurunan 10 poin IQ dari kinerja kognitif.
Penelitian yang dilakukan oleh Dr Tomas Chamorro-Premuzic, selaku Chief Innovation Officer di Manpowergroup, dan profesor psikologi bisnis di University College London dan Columbia University menunjukkan, bahwa multitasking (mengerjakan tugas produktif) dapat membagi sumber daya perhatian dan membuat orang kewalahan.
Sementara itu Dr. Chamorro-Premuzic dalam karyanya 'AI, Automation, and the Quest to Reclaim What Makes Us Unique', yang mencatat bahwa antara 60 hingga 70 persen pekerja melaporkan gangguan di tempat kerja.
Terdapat sejumlah jebakan multitasking, yang diuraikan oleh Dr. Chamorro-Premuzic yakni retensi pengetahuan yang lebih rendah, kelelahan, tidak fokus saat rapat panjang, perhatian Anda teralihkan, serta menghasilkan produktivitas yang rendah waktu rapat.
Sebaliknya, untuk membangun budaya keterlibatan dan produktivitas, Dr Chamorro-Premuzic mengatakan para pemimpin harus menilai kembali pendekatan mereka terhadap rapat dan manajemen tugas.
“Sangat penting untuk menumbuhkan lingkungan di mana kerja keras lebih dihargai daripada ilusi kesibukan,” kata dia.
Sejalan dengan hal itu, dilansir dari laman forbes.com, juga mengungkapkan hal yang sama tentang multitasking.
Multitasking dapat memperburuk produktivitas sebuah bisnis. Alih-alih membantu produktivitas, multitasking malah menghambatnya hingga 40%.
Disisi lain hal ini memberatkan bagi karyawan. Multitasking meningkatkan stres sekaligus mengurangi pencapaian dan makna.
Selain itu multitasking ini juga berbahaya bagi otak. Multitasking dapat merusak kemampuan kognitif dan menurunkan IQ.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
