
12 makanan antioksidan (Freepik)
JawaPos.com- Makanan yang mengandung banyak antioksidan, seperti buah beri, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan tomat, dapat melindungi dari kerusakan sel dan membantu mencegah penyakit.
Antioksidan merupakan zat yang mencegah atau menunda kerusakan sel yang disebabkan oleh senyawa yang disebut radikal bebas.
Radikal bebas adalah senyawa yang sangat reaktif yang dapat merusak sel dan menyebabkan perkembangan kanker, diabetes, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, peradangan, jerawat, dan lainnya.
Dilansir dari laman health.com oleh JawaPos.com, Sabtu (26/10), berikut ini adalah 12 sumber antioksidan teratas, simak apa saja:
1. Apel
Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi apel dan produk olahannya membantu melindungi tubuh dari kanker, diabetes, dan penyakit jantung.
Apel juga dapat menurunkan berat badan dan kesehatan tulang, paru-paru, dan usus. Hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh polifenol dan senyawa antioksidan yang terkandung dalam apel.
2. Alpukat
Alpukat adalah lemak sehat yang kaya akan antioksidan yang disebut polifenol. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2020 meneliti efek alpukat terhadap kadar antioksidan darah dan kolesterol LDL (jahat).
3. Buah beri
Buah beri mengandung beberapa jenis antioksidan yang dapat melindungi terhadap penyakit jantung, kanker, penyakit Alzheimer, dan penyakit lainnya.
Beberapa bukti menunjukkan bahwa stroberi dan blueberry meningkatkan kadar antioksidan dalam darah dan memiliki efek positif terhadap peradangan, fungsi otak, dan kesehatan mental.
Senyawa antiperadangan dalam buah beri juga dapat memberikan efek penghilang rasa nyeri pada penderita radang sendi dan peradangan jerawat.
4. Kakao
Kakao kaya akan polifenol yang disebut flavanol. Selain efek antiperadangannya , polifenol ini memiliki efek positif pada mikroba usus.
Antioksidan meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacteri, dan mengurangi bakteri penyebab penyakit, seperti Clostridium perfringens. Flavanol juga dapat meningkatkan respons imun tubuh.
5. Sayur
Sayuran yang meliputi kubis, brokoli, kembang kol, kangkung, dan kubis brussel, kaya akan antioksidan.
Sayuran ini memiliki berbagai karotenoid misalnya, beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin), flavonoid, antosianin, dan terpena.
Mengonsumsi sayuran ini sangat terkait dengan perlindungannya terhadap kanker dan memperlambat pertumbuhan kanker.
6. Teh hijau
Katekin, antioksidan utama dalam teh hijau, diketahui dapat melindungi terhadap sejumlah kanker. Kanker ini meliputi kanker paru-paru, payudara, esofagus, lambung, hati, pankreas, dan prostat.
Penelitian telah menunjukkan bahwa katekin mungkin memiliki efek anti-virus, anti-bakteri, anti-penuaan, anti-jerawat dan penurun tekanan darah.
7. Jamur
Jamur mengandung berbagai antioksidan, yang terbukti mampu mencegah penuaan dan mengurangi risiko penyakit kronis.
8. Kacang
Semua kacang mengandung polifenol. Kacang kenari, pistachio, dan pecan mengandung antioksidan yang tinggi per sajian.
Antioksidan dalam kacang membantu mengurangi peradangan dan dapat berperan dalam kesehatan tulang dan otak.
9. Minyak zaitun
Minyak zaitun extra virgin (EVOO) adalah jenis minyak zaitun yang mengandung kadar polifenol tertinggi.
Polifenol membantu mengurangi peradangan, memperlambat perkembangan kanker, penyakit jantung dan otak, serta mengurangi risiko kematian secara keseluruhan.
10. Kentang
Antioksidan dalam kentang meliputi karotenoid, flavonol, antosianin, serta vitamin C dan E.
Antioksidan telah terbukti mengurangi risiko kanker, diabetes, depresi, penyakit jantung, kehilangan penglihatan terkait usia, obesitas, penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, dan lainnya.
11. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, yang meliputi kacang-kacangan, lentil, kacang polong, dan buncis , mengandung banyak polifenol dan flavonoid.
Antioksidannya memiliki sifat antiradang, antitumor, dan anti alergi. Kacang-kacangan juga kaya akan protein, serat , dan mineral.
12. Tomat
Tomat kaya akan antioksidan yang disebut likopen, yang memberi warna pada tomat. Likopen telah terbukti mengurangi peradangan, melindungi kesehatan jantung, mencegah pengerasan arteri, dan menurunkan tekanan darah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
