Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 Oktober 2024 | 21.48 WIB

Inilah 5 Tanda Orang Pasif-agresif yang Langsung Terlihat, Jangan Sampai Kamu Menjadi Korban Sikap Toxic Ini!

Ilustrasi seseorang di tempat kerja yang toxic./Freepik. - Image

Ilustrasi seseorang di tempat kerja yang toxic./Freepik.

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin tidak menyadari bahwa ada orang di sekitarmu yang menunjukkan perilaku pasif-agresif.

Mereka bisa saja teman, rekan kerja, atau bahkan anggota keluargamu. Sikap ini bisa membuatmu merasa bingung dan tidak nyaman.

Sikap pasif-agresif menciptakan ketegangan dalam hubungan, tanpa kamu sadari.

Dilansir dari YourTango pada Kamis (23/10), inilah tanda orang pasif-agresif yang perlu kamu waspadai sebelum kamu menjadi korbannya.

1. Mereka Memberikan Silent Treatment

Salah satu tanda orang pasif-agresif yang paling mencolok adalah perlakuan diam. Ini bukan hanya sekadar mengabaikanmu secara langsung, tetapi juga bisa berupa sikap acuh tak acuh yang lebih halus.

Misalnya, kamu mungkin merasakan bahwa rekan kerjamu tiba-tiba tidak mengakui keberadaanmu di kantor. Ketika kamu menyapa, dia hanya melewatkanmu begitu saja.

Sikap ini sering kali sulit diidentifikasi. Apakah dia benar-benar tidak melihatmu atau memang sengaja mengabaikanmu? Ketidakpastian ini bisa membuatmu merasa bingung dan tidak nyaman.

Saat berinteraksi dalam rapat atau situasi sosial lainnya, perilaku serupa bisa terjadi. Tanda ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam hubunganmu dengan orang tersebut.

2. Mereka Melontarkan Sindiran Halus

Selain perlakuan diam, sindiran halus juga merupakan ciri khas orang pasif-agresif. Kamu mungkin sering mendengar komentar yang terdengar seperti pujian, tetapi sebenarnya berisi kritik tersembunyi.

Misalnya, saat kamu menyerahkan laporan kepada atasan, dia mungkin berkata, "Kamu melakukan pekerjaan yang baik, hampir sebanding dengan Jamie."

Sindiran semacam ini bisa jadi lebih sulit dikenali. Kamu mungkin merasa tersanjung pada awalnya, tetapi saat merenungkannya, baru menyadari bahwa itu adalah penghinaan.

Hal ini bisa lebih parah ketika orang tersebut terus-menerus mengingatkan tentang kekuranganmu, misalnya dengan menyebutkan latar belakang pendidikanmu.

Jika dia sering membandingkan tempat pendidikanmu dengan tempat yang lebih prestisius, itu adalah tanda yang jelas bahwa ada sindiran yang tersembunyi di balik kata-katanya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore