
ilustrasi seseorang yang menjadikan media sosial sebagai tempat mencari validasi/ Freepik
JawaPos.com - Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari bagi banyak orang.
Platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan Twitter memungkinkan penggunanya untuk terhubung, berbagi pengalaman, dan mengekspresikan diri.
Namun, bagi sebagian orang, media sosial tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga sumber utama untuk mendapatkan validasi diri.
Dalam konteks ini, validasi mengacu pada dorongan untuk mendapatkan pengakuan, pujian, dan persetujuan dari orang lain.
Ini bisa terjadi tanpa disadari dan memengaruhi cara seseorang berperilaku di dunia maya.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (19/10), terdapat delapan perilaku yang biasanya ditampilkan oleh orang yang secara tidak sadar mengandalkan media sosial untuk validasi:
1. Mengukur Harga Diri dari Jumlah "Likes" dan Komentar
Orang yang mencari validasi di media sosial cenderung sangat peduli pada jumlah "like", komentar, dan reaksi positif lain dari pengikut mereka.
Bagi mereka, angka-angka ini menjadi indikator langsung seberapa banyak mereka disukai atau diterima.
Misalnya, jika suatu postingan tidak mendapatkan banyak "like", mereka mungkin merasa kecewa, cemas, atau bahkan mempertanyakan diri mereka sendiri.
Ini bisa menjadi siklus berbahaya di mana kepuasan pribadi selalu tergantung pada tanggapan orang lain.
2. Selalu Mencari Postingan yang "Instagrammable"
Sering kali, orang yang mengandalkan media sosial untuk validasi terobsesi untuk memposting konten yang "sempurna" atau estetis.
Mereka terus-menerus mencari momen-momen yang layak untuk diunggah, seringkali lebih peduli tentang bagaimana hal itu terlihat di mata orang lain daripada menikmatinya secara langsung.
Foto-foto makan malam mewah, liburan eksotis, atau selfie dengan pencahayaan yang sempurna sering kali diposting bukan untuk berbagi pengalaman, tetapi untuk menunjukkan gaya hidup yang ideal dan mendapatkan pujian dari pengikut mereka.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
