Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Oktober 2024 | 04.29 WIB

Tanpa Disadari, Orang yang Menjadikan Media Sosial sebagai Tempat untuk Mencari Validasi Biasanya Menampilkan 8 Perilaku Ini

ilustrasi seseorang yang menjadikan media sosial sebagai tempat mencari validasi/ Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang menjadikan media sosial sebagai tempat mencari validasi/ Freepik

JawaPos.com - Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari bagi banyak orang.

Platform seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan Twitter memungkinkan penggunanya untuk terhubung, berbagi pengalaman, dan mengekspresikan diri.

Namun, bagi sebagian orang, media sosial tidak hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga sumber utama untuk mendapatkan validasi diri.

Dalam konteks ini, validasi mengacu pada dorongan untuk mendapatkan pengakuan, pujian, dan persetujuan dari orang lain.

Ini bisa terjadi tanpa disadari dan memengaruhi cara seseorang berperilaku di dunia maya.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (19/10), terdapat delapan perilaku yang biasanya ditampilkan oleh orang yang secara tidak sadar mengandalkan media sosial untuk validasi:

1. Mengukur Harga Diri dari Jumlah "Likes" dan Komentar

Orang yang mencari validasi di media sosial cenderung sangat peduli pada jumlah "like", komentar, dan reaksi positif lain dari pengikut mereka.

Bagi mereka, angka-angka ini menjadi indikator langsung seberapa banyak mereka disukai atau diterima.

Misalnya, jika suatu postingan tidak mendapatkan banyak "like", mereka mungkin merasa kecewa, cemas, atau bahkan mempertanyakan diri mereka sendiri.

Ini bisa menjadi siklus berbahaya di mana kepuasan pribadi selalu tergantung pada tanggapan orang lain.

2. Selalu Mencari Postingan yang "Instagrammable"

Sering kali, orang yang mengandalkan media sosial untuk validasi terobsesi untuk memposting konten yang "sempurna" atau estetis.

Mereka terus-menerus mencari momen-momen yang layak untuk diunggah, seringkali lebih peduli tentang bagaimana hal itu terlihat di mata orang lain daripada menikmatinya secara langsung.

Foto-foto makan malam mewah, liburan eksotis, atau selfie dengan pencahayaan yang sempurna sering kali diposting bukan untuk berbagi pengalaman, tetapi untuk menunjukkan gaya hidup yang ideal dan mendapatkan pujian dari pengikut mereka.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore