Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Oktober 2024 | 01.25 WIB

13 Tanda Kamu Harus Putus dengan Pasangan Meski Hubungan Terlihat Baik-Baik Saja, Menurut Psikologi

Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar.(Pexels/Timur Weber) - Image

Ilustrasi pasangan yang sedang bertengkar.(Pexels/Timur Weber)

JawaPos.Com - Hubungan yang terlihat baik-baik saja di permukaan tidak selalu menjadi tanda bahwa segalanya benar-benar berjalan lancar. 

Terkadang kita merasa ada yang tidak beres, namun sulit untuk mengungkapkannya dengan jelas. 

Mungkin hubungan terasa nyaman dan pasangan memperlakukanmu dengan baik, tetapi jauh di dalam hati, kamu merasa tidak puas atau ada sesuatu yang hilang. 

Inilah tanda-tanda yang sering kali diabaikan dalam sebuah hubungan karena kita merasa tidak ada alasan konkret untuk berpisah. 

Namun justru tanda-tanda kecil ini bisa menjadi sinyal bahwa sudah waktunya mempertimbangkan untuk mengakhiri hubungan.

Banyak dari kita terus bertahan dalam hubungan karena takut melukai perasaan orang lain, atau karena merasa bahwa perpisahan harus terjadi setelah konflik besar. 

Namun, perasaan gelisah yang terus muncul meski tidak ada masalah yang jelas bisa menjadi indikator bahwa ada sesuatu yang lebih dalam yang perlu diperhatikan. 

Dilansir dari Yourtango.com, inilah 13 tanda menurut psikologi bahwa meskipun hubungan terlihat baik-baik saja, mungkin sudah saatnya untuk putus dan melangkah maju.

1. Kamu Sebenarnya Tidak Tertarik Padanya, Tapi Dia Memperlakukanmu dengan Baik

Ketertarikan fisik dan emosional adalah komponen penting dalam sebuah hubungan. 

Jika kamu sadar bahwa meskipun pasanganmu memperlakukanmu dengan sangat baik, kamu sebenarnya tidak merasa tertarik padanya, ini bisa menjadi tanda penting. 

Meskipun ada banyak hal positif dalam cara dia memperlakukanmu, ketidakhadiran ketertarikan bisa membuat hubungan terasa hampa dan tidak memuaskan.

2. Kamu Keluar Bersamanya Karena Merasa Seharusnya Melakukannya

Jika kamu sering pergi keluar atau menghabiskan waktu bersama pasangan hanya karena merasa “seharusnya” melakukannya, bukan karena kamu benar-benar ingin, ini adalah alarm penting. 

Hubungan yang sehat harus didorong oleh keinginan tulus untuk bersama, bukan oleh tekanan atau kewajiban sosial. 

Jika rasa terpaksa ini sering muncul, itu bisa menjadi tanda bahwa hubungan ini tidak memberikanmu kebahagiaan yang sebenarnya.

3. Kamu dan Dia Memiliki Tujuan Hidup yang Sangat Berbeda

Perbedaan dalam tujuan hidup, meskipun tampaknya bisa dinegosiasikan, sering kali menjadi sumber ketegangan yang sulit diatasi dalam jangka panjang. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore