Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Oktober 2024 | 16.49 WIB

Benarkah Produk Olahan Susu Dapat Memicu Jerawat? Begini Faktanya Menurut Penelitian

Ilustrasi perempuan dengan wajah berjerawat. (freepik) - Image

Ilustrasi perempuan dengan wajah berjerawat. (freepik)

JawaPos.com - Banyak orang percaya bahwa produk olahan susu, seperti susu, keju, atau yogurt, dapat memicu timbulnya jerawat di kulit.

Anggapan ini sudah lama beredar, terutama di kalangan mereka yang berjuang dengan masalah kulit.

Namun, apakah benar produk olahan susu dapat menyebabkan jerawat? Atau hanya mitos yang belum terbukti secara ilmiah? Artikel ini akan mengungkapkan fakta-fakta penting berdasarkan berbagai penelitian terkait hal tersebut.

Dengan menganalisis hubungan antara konsumsi produk susu dan kesehatan kulit, kita akan memahami lebih dalam apakah ada keterkaitan nyata antara susu dan munculnya jerawat, serta bagaimana cara mengatasi atau mencegahnya jika benar terbukti berdampak buruk pada seseorang.

Dilansir dari laman Healthline pada Rabu (16/10), beberapa penelitian menunjukkan adanya hubungan antara produk susu dengan peningkatan risiko munculnya jerawat pada beberapa orang.

Meskipun tidak semua orang akan mengalami efek yang sama, bukti yang ada cukup kuat untuk mempertimbangkan peran produk susu dalam kondisi jerawat.

Produk susu, seperti susu sapi, keju, yogurt, dan es krim, dapat mengandung berbagai komponen yang berpotensi dapat memicu munculnya jerawat.

Salah satu alasan utama yang sering dibahas adalah bahwa sapi perah sering diberikan hormon buatan untuk meningkatkan produksi susu.

Hormon-hormon ini kemudian masuk ke dalam susu dan, ketika dikonsumsi oleh manusia, dapat mengganggu keseimbangan hormon tubuh. Ketidakseimbangan hormon inilah yang diyakini dapat memicu munculnya jerawat.

Selain hormon buatan, susu juga mengandung hormon pertumbuhan alami yang disebut IGF-1.

Hormon ini dikenal dapat meningkatkan pertumbuhan sel, termasuk sel-sel kulit. Pada beberapa orang, peningkatan hormon IGF-1 ini dapat memicu produksi minyak berlebih di kulit, yang kemudian berisiko menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Ini mengapa konsumsi susu, terutama dalam jumlah besar, sering kali dihubungkan dengan peningkatan masalah kulit, khususnya jerawat.

Ada juga teori lain yang menyebutkan bahwa kombinasi antara produk susu dengan pola makan tinggi gula dan makanan olahan dapat memperburuk jerawat.

Makanan yang tinggi gula dan makanan olahan dapat memengaruhi kadar insulin dalam tubuh, yang pada akhirnya juga dapat memengaruhi kondisi kulit.

Kadar insulin yang tidak stabil dapat membuat kulit lebih mudah meradang dan pori-pori lebih rentan tersumbat, yang berpotensi menyebabkan jerawat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore