
Ilustrasi manfaat makan lambat untuk tubuh./Pexels
JawaPos.com - Makan lambat adalah praktik makan makanan dengan kecepatan yang lebih lambat, yang memungkinkan konsumsi yang lebih penuh perhatian.
Cara ini akan mendorong seseorang untuk mengunyah makanan secara menyeluruh, menikmati rasa, dan memperhatikan sinyal lapar dan kenyang dari tubuh.
Makan dengan lambat juga dapat meningkatkan pencernaan yang lebih baik dan membantu mencegah masalah yang berlebihan.
Makan perlahan biasanya menghabiskan waktu setidaknya 20 hingga 30 menit untuk menyelesaikan waktu makan.
Durasi ini memberi waktu bagi otak untuk mencatat rasa kenyang. Hal ini karena biasanya dibutuhkan sekitar 20 menit bagi lambung untuk mengirimkan sinyal ke otak bahwa ia sudah kenyang.
1. Pencernaan yang lebih baik
Orang yang mengunyah perlahan memiliki pencernaan yang lebih baik. Makan perlahan memungkinkan seseorang melakukan pengunyahan menyeluruh. Hal ini dapat memecahkan makanan menjadi potongan yang lebih kecil.
Dengan begitu, makanan yang dimakan akan lebih mudah diproses oleh sistem pencernaan. Ini dapat membantu mencegah masalah seperti gas, kembung, dan gangguan pencernaan.
2. Meningkatkan rasa kenyang dan mengontrol nafsu makan
Dalam sebuah studi tahun 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, ditemukan bahwa partisipan yang makan perlahan melaporkan peningkatan rasa kenyang yang lebih besar setelah makan.
Makan perlahan memberi waktu bagi otak untuk mengenali tanda-tanda kenyang. Memperlambat makan juga dapat membantu kalian terhindari dari makan berlebihan dan mengatur ukuran porsi makan dengan lebih baik.
3. Meningkatkan kenikmatan makanan

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
