Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Oktober 2024 | 01.38 WIB

Mengulik 4 Faktor Penyebab Hilangnya Rasa Empati: Kenali Penghambat Emosional yang Mengganggu Kedekatan Anda dengan Orang Lain

Ilustrasi orang yang kehilangan rasa empati pada orang lain. - Image

Ilustrasi orang yang kehilangan rasa empati pada orang lain.

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, empati memainkan peran penting dalam membangun hubungan yang dekat dan saling mendukung.

Namun, terkadang kita menyadari bahwa rasa empati kita terhadap orang lain, terutama orang terdekat, mulai menghilang.

Ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor emosional yang tidak selalu kita sadari. Dalam artikel ini, kita akan mengupas beberapa faktor utama yang menyebabkan hilangnya rasa empati.

Dengan mengenali penghambat-penghambat ini, kita dapat memahami lebih baik mengapa kita merasa terputus dari orang lain.

Dilansir dari laman Huff Post pada Sabtu (5/10), berikut merupakan 4 faktor penyebab hilangnya rasa empati pada orang lain.

1. Kemarahan menghalangi empati

Kemarahan adalah faktor utama yang dapat menghalangi kemampuan seseorang untuk merasakan empati, terutama terhadap orang yang paling dekat.

Ketika Anda sedang marah, perasaan itu dapat memblokir kehangatan yang biasanya Anda rasakan terhadap orang lain.

Misalnya, ketika pasangan Anda menghadapi masalah besar, seperti kehilangan pekerjaan atau penurunan jabatan, ia tentu akan merasa sangat cemas, khawatir, dan bahkan menangis.

Namun, saat Anda dipenuhi dengan amarah, bukannya merasa simpati atau empati, Anda justru merasa acuh tak acuh. Anda mungkin malah merasa ingin mengkritik atau menyalahkannya daripada memberikan dukungan.

Kemarahan mengubah perasaan hangat dan peduli menjadi sikap dingin dan menjauh, sehingga mempersulit Anda untuk benar-benar merasakan empati terhadap apa yang sedang dirasakan orang lain.

2. Melindungi diri dari rasa sakit bisa

Ketika seseorang terlalu fokus melindungi diri dari rasa sakit emosional, ini juga bisa membuat empati sulit muncul.

Misalnya, ketika saudara Anda sedang dalam kesedihan dan menangis, Anda mungkin merasa takut jika terlalu terlibat dengan kesedihannya.

Ada perasaan bahwa jika Anda terlalu dekat dengan emosinya, rasa sakit tersebut bisa "menular" ke diri Anda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore