
Ilustrasi orang yang sedang melakukan penghinaan terselubung. (Freepik/tirachardz)
JawaPos.com - Kita semua telah belajar bahwa jika Anda tidak dapat mengatakan sesuatu yang baik, jangan katakan apa pun sama sekali. Namun, beberapa orang malah mengabaikan nasihat bijak tersebut.
Mereka menyembunyikan komentar jahat mereka dengan senyuman atau nada suara yang manis, mereka memberikan pujian palsu dan menunjukkan kekurangan Anda. Mereka berpura-pura menyukai aspek kepribadian Anda yang sebenarnya tidak mereka sukai.
Namun, jika Anda perhatikan dengan saksama, Anda akan menyadari bahwa pujian mereka adalah hinaan terselubung. Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman YourTango, sepuluh pujian yang sebenarnya merupakan penghinaan terselubung.
1. “Kamu terlihat sangat menarik di usiamu”
Mengatakan kepada seseorang bahwa mereka begitu menarik di usia mereka adalah contoh klasik dari hinaan yang disamarkan sebagai pujian.
Komentar tersebut menempatkan orang pada standar kecantikan yang kaku dan pada gagasan bahwa masa muda memiliki nilai yang lebih tinggi daripada usia. Komentar tersebut merupakan bentuk diskriminasi usia yang terselubung, karena pada dasarnya menyatakan bahwa orang yang lebih tua tidak semenarik orang yang lebih muda.
2. “Pekerjaanmu lebih baik dari yang aku pikirkan”
Ketika seseorang mengatakan bahwa pekerjaan Anda lebih baik dari yang mereka harapkan, yang sebenarnya mereka katakan adalah bahwa mereka tidak menganggap Anda mampu sejak awal.
Jenis penghinaan terselubung ini umum terjadi di tempat kerja, terutama ketika budaya perusahaan bersifat kompetitif dan berorientasi pada hasil.
3. “Kamu punya selera gaya yang unik”
Pakaian yang kita kenakan merupakan bagian penting dari ekspresi diri kita. Cara seseorang berpakaian sering kali menunjukkan keyakinan, nilai, dan kepribadian yang dimilikinya.
Ketika seseorang mengatakan bahwa gaya Anda “sangat unik” atau pakaian Anda “sangat berbeda,” umumnya itu berarti mereka tidak menyukai apa yang Anda kenakan atau mereka tidak mengerti mengapa Anda memilih pakaian tersebut.
4. “Saya harap saya bisa sesantai Anda”
Contoh lain dari hinaan yang disamarkan sebagai pujian adalah ketika seseorang berkata, “Andai saja saya bisa sesantai Anda.” Pernyataan ini mungkin awalnya tampak positif, tetapi pada kenyataannya, ini merupakan bentuk perbandingan.
Seseorang yang mengatakan hal ini sedang mengukur standar Anda dengan standar mereka dan menyadari bahwa Anda tidak memenuhi standar mereka. Sering kali, hal ini lebih merupakan cerminan mereka daripada Anda.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
