Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Oktober 2024 | 21.40 WIB

3 Manfaat Tidur Siang untuk Anak yang Berdampak Pada Tumbuh Kembangnya, Orang Tua Harus Tahu!

Ilustrasi anak tidur siang. Sumber: pvproductions/freepik.com - Image

Ilustrasi anak tidur siang. Sumber: pvproductions/freepik.com

JawaPos.com - Tidur malam memang sangat penting, tetapi tidur siang juga memiliki peranan yang tidak kalah penting. Tidur siang membantu memastikan anak-anak mendapatkan waktu istirahat yang mereka perlukan setiap hari.

Selain itu, tidur siang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan suasana hati anak-anak. Ini baik untuk mereka sekaligus bagi para orangtua. Pahami pentingnya tidur siang, agar anak-anak cukup beristirahat dan siap menjalani hari.

Ketika anak-anak tumbuh dan berkembang, tidur siang memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran mereka dalam beristirahat serta mengisi kembali energi di tengah proses perkembangan yang signifikan.

Selain itu, jika anak-anak terlalu lelah, mereka mungkin akan mengalami kesulitan tidur dengan nyenyak di malam hari. Mengutip webmd.com, berikut ini beberapa manfaat tidur siang bagi anak yang berdampak pada tumbuh kembangnya.

1. Tidur siang membantu anak-anak belajar

Sebuah studi yang dilakukan pada anak-anak prasekolah telah menunjukkan bahwa tidur siang mempunyai dampak positif yang signifikan terhadap kemampuan mereka dalam berpartisipasi dalam permainan yang menguji memori.

Penelitian ini menemukan bahwa anak-anak yang secara konsisten tidur siang setiap hari merasakan manfaat terbesar dari aktivitas ini. Tidur siang tidak hanya membantu mereka merasa lebih segar dan siap untuk belajar, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan fungsi kognitif mereka, termasuk dalam aspek memori.

Dengan kata lain, rutinitas tidur siang yang teratur dapat memberikan keuntungan dalam perkembangan mental anak, membantu mereka menjadi lebih tanggap dan lebih baik dalam menghadapi berbagai tantangan belajar yang mereka temui.

2. Tidur siang membantu anak-anak tetap bugar

Penelitian mengindikasikan bahwa anak-anak yang kurang tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur cenderung mempunyai risiko obesitas yang lebih tinggi. Salah satu penyebabnya mungkin berkaitan dengan pola makan mereka saat kelelahan.

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa anak-anak cenderung mengonsumsi lebih banyak makanan ketika mereka kurang tidur, serta lebih memilih makanan yang kurang sehat. Selain itu, ketika anak-anak merasa lelah, mereka juga tidak punya cukup energi dalam beraktivitas dan berolahraga, di mana ini merupakan faktor penting untuk menjaga berat badan yang sehat.

3. Tidur lebih lama, suasana hati lebih baik

Bagi banyak orang tua, bukanlah hal yang asing jika hari-hari anak-anak mereka yang tidak mendapatkan tidur siang seringkali diwarnai dengan rengekan dan tangisan. Hal ini ternyata juga didukung oleh penelitian ilmiah.

Sebuah studi menunjukkan bahwa anak-anak berusia 2 tahun yang tidak tidur siang cenderung menunjukkan suasana hati yang kurang ceria, lebih mudah merasa cemas, dan mengalami reaksi yang lebih ekstrim terhadap situasi yang membuat frustasi.

Temuan ini menggarisbawahi pentingnya tidur siang dalam mendukung kesehatan emosional anak, serta memberikan wawasan tentang bagaimana kurangnya tidur siang dapat berdampak negatif pada perilaku dan kesejahteraan mereka sepanjang hari.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore