Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Oktober 2024 | 03.29 WIB

7 Kebiasaan untuk Menjaga Daya Ingat Tetap Tajam Seiring Bertambahnya Usia, Menurut Ilmu Kognitif

Ilustrasi orang yang telah dewasa dengan daya ingat tetap tajam. (Pixabay) - Image

Ilustrasi orang yang telah dewasa dengan daya ingat tetap tajam. (Pixabay)

JawaPos.com – Seiring bertambahnya usia kita mungkin merasa mudah melupakan sesuatu dan kurang cepat menangkap suatu informasi. Berkurangnya daya ingat sering dianggap hal yang tidak dapat dihindari.

Namun, hal itu tidak sepenuhnya benar, kita dapat mengendalikan proses tersebut. Sama seperti tubuh fisik kita, otak kita dapat memperoleh manfaat dari perawatan dan latihan secara rutin.

Dilansir dari geediting.com, kita bisa melatih daya ingat agar tetap kuat dengan aktif bersosialisasi hingga mengelola stres yang kita alami.

Kebiasaan yang kita bangun setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan kognitif di masa mendatang.

Terdapat praktik-praktik ringan yang dapat berdampak pada daya ingat kita, seperti tidur, konsumsi makanan sehat, dan mengasah otak dengan teka-teki. Hal ini dapat menjaga pikiran kita tetap tajam walaupun bertambahnya usia.

Inilah tujuh kebiasaan yang membantu menjaga ingatan Anda tetap kuat seiring bertambahnya usia.

1. Tetap aktif secara mental

Sama seperti aktivitas fisik yang membuat tubuh tetap bugar, latihan berpikir dapat membantu otak Anda tetap tajam. Dalam ilmu kognitif terdapat teori “gunakan atau kehilangan.”

Hal ini menunjukkan bahwa semakin sering Anda menggunakan otak, semakin baik kinerja otak Anda. Melakukan aktivitas yang merangsang pikiran dapat melindungi daya ingat dan kemampuan berpikir Anda.

Aktivitas ini bisa berupa membaca buku, mengerjakan teka teki seperti Sudoku atau teka-teki silang. Anggaplah ini latihan untuk pikiran Anda, yang membantu menjaga kinerja otak agar tetap tajam dalam berpikir.

Jika Anda memang ingin mempertahankan daya ingat yang tajam seiring bertambahnya usia, pastikan Anda memberikan latihan yang dibutuhkan otak Anda. Ini adalah kebiasaan sederhana dan menyenangkan dalam memberikan manfaat jangka panjang.

2. Prioritaskan tidur

Anda mungkin tidak menganggap tidur sebagai kebiasaan, tetapi sebuah kebutuhan. Itu tidaklah salah, tidur juga merupakan salah kebiasaan terpenting untuk mempertahankan daya ingat.

Penelitian menunjukkan hubungan yang kuat antara tidur yang teratur dan fungsi memori. Selama tidur, otak Anda sibuk memproses informasi dari hari itu dan membentuk memori di dalamnya.

Jadi jangan pernah menganggap remeh tidur yang cukup terutama di malam hari. Tidur malam bukan hanya sekedar peremajaan fisik, tetapi juga bagian penting untuk menjaga daya ingat dan pikiran tetap tajam seiring bertambahnya usia.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore