Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Oktober 2024 | 01.45 WIB

Tips Parenting! Intip 10 Cara Halus untuk Mengajarkan Sopan Santun kepada Anak

10 Cara Halus untuk Mengajarkan Sopan Santun kepada Anak - Image

10 Cara Halus untuk Mengajarkan Sopan Santun kepada Anak

JawaPos.com - Mengajarkan anak sopan santun adalah salah satu bagian penting dari tugas orang tua.

Tapi, bagaimana cara terbaik untuk mengajarkan sopan santun tanpa membuatnya terasa kaku atau dipaksakan?

Seorang terapis anak memberikan beberapa tips parenting untuk membesarkan anak yang penuh sopan santun. Dan tips ini bisa membuat kamu lebih mudah dalam membimbing anak menuju perilaku yang baik.

Dilansir dari laman Pure Wow pada Rabu (2/10) mari kita bahas tips-tipsnya!

1. Jadilah Contoh yang Baik
Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat, bukan dari apa yang kita katakan. Kalau kamu ingin anakmu sopan, pertama-tama, jadilah contoh yang baik.

Gunakan kata-kata seperti "tolong," "terima kasih," "maaf," dan "permisi" dalam kehidupan sehari-harimu. Saat anak-anak melihat kamu berinteraksi dengan orang lain dengan sopan, mereka akan meniru perilaku tersebut secara alami.

Ingat, anak-anak adalah cerminan dari apa yang mereka lihat, jadi pastikan kamu menunjukkan contoh perilaku yang ingin kamu lihat pada mereka.

2. Jangan Memaksa Anak untuk Bersikap Sopan
Kamu mungkin merasa tergoda untuk selalu meminta anakmu berkata "tolong" atau "terima kasih," tapi jika dilakukan secara berlebihan, itu bisa membuat mereka merasa tertekan atau justru enggan melakukannya.

Lebih baik beri contoh dan biarkan mereka belajar dari situ. Jika mereka melihat kamu menggunakan kata-kata tersebut, mereka akan merasa nyaman untuk melakukannya juga.

Dengan cara ini, sopan santun akan menjadi kebiasaan alami bagi mereka, bukan sesuatu yang dipaksakan.

3. Jangan Perlakukan Anakmu Seperti Orang Ketiga
Saat kamu bersama teman atau keluarga, jangan abaikan anakmu seolah-olah mereka tidak ada. Libatkan mereka dalam percakapan dan biarkan mereka merasa dihargai.

Ini akan mengajarkan mereka cara berinteraksi dengan orang lain dengan sopan. Selain itu, anak akan merasa lebih percaya diri dan belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan orang lain dengan cara yang positif.

4. Minimalkan Interupsi dengan Lembut
Anak-anak seringkali belum memahami konsep menunggu giliran untuk berbicara. Jika anakmu memotong pembicaraan, ingatkan mereka dengan lembut bahwa mereka harus menunggu sampai kamu selesai.

Misalnya, kamu bisa mengatakan, "Tunggu sebentar, ya, Mama lagi bicara. Setelah selesai, kamu bisa bercerita."

Dengan cara ini, mereka akan belajar kesabaran dan memahami bahwa setiap orang memiliki waktu untuk berbicara.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore