
10 Cara Halus untuk Mengajarkan Sopan Santun kepada Anak
JawaPos.com - Mengajarkan anak sopan santun adalah salah satu bagian penting dari tugas orang tua.
Tapi, bagaimana cara terbaik untuk mengajarkan sopan santun tanpa membuatnya terasa kaku atau dipaksakan?
Seorang terapis anak memberikan beberapa tips parenting untuk membesarkan anak yang penuh sopan santun. Dan tips ini bisa membuat kamu lebih mudah dalam membimbing anak menuju perilaku yang baik.
Dilansir dari laman Pure Wow pada Rabu (2/10) mari kita bahas tips-tipsnya!
1. Jadilah Contoh yang Baik
Anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat, bukan dari apa yang kita katakan. Kalau kamu ingin anakmu sopan, pertama-tama, jadilah contoh yang baik.
Gunakan kata-kata seperti "tolong," "terima kasih," "maaf," dan "permisi" dalam kehidupan sehari-harimu. Saat anak-anak melihat kamu berinteraksi dengan orang lain dengan sopan, mereka akan meniru perilaku tersebut secara alami.
Ingat, anak-anak adalah cerminan dari apa yang mereka lihat, jadi pastikan kamu menunjukkan contoh perilaku yang ingin kamu lihat pada mereka.
2. Jangan Memaksa Anak untuk Bersikap Sopan
Kamu mungkin merasa tergoda untuk selalu meminta anakmu berkata "tolong" atau "terima kasih," tapi jika dilakukan secara berlebihan, itu bisa membuat mereka merasa tertekan atau justru enggan melakukannya.
Lebih baik beri contoh dan biarkan mereka belajar dari situ. Jika mereka melihat kamu menggunakan kata-kata tersebut, mereka akan merasa nyaman untuk melakukannya juga.
Dengan cara ini, sopan santun akan menjadi kebiasaan alami bagi mereka, bukan sesuatu yang dipaksakan.
3. Jangan Perlakukan Anakmu Seperti Orang Ketiga
Saat kamu bersama teman atau keluarga, jangan abaikan anakmu seolah-olah mereka tidak ada. Libatkan mereka dalam percakapan dan biarkan mereka merasa dihargai.
Ini akan mengajarkan mereka cara berinteraksi dengan orang lain dengan sopan. Selain itu, anak akan merasa lebih percaya diri dan belajar bagaimana cara berkomunikasi dengan orang lain dengan cara yang positif.
4. Minimalkan Interupsi dengan Lembut
Anak-anak seringkali belum memahami konsep menunggu giliran untuk berbicara. Jika anakmu memotong pembicaraan, ingatkan mereka dengan lembut bahwa mereka harus menunggu sampai kamu selesai.
Misalnya, kamu bisa mengatakan, "Tunggu sebentar, ya, Mama lagi bicara. Setelah selesai, kamu bisa bercerita."
Dengan cara ini, mereka akan belajar kesabaran dan memahami bahwa setiap orang memiliki waktu untuk berbicara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
