
Ilustrasi wajah berjerawat./freepik/ drdrunya
JawaPos.com - Jerawat, merupakan masalah kulit yang kerap kali dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk pola makan.
Salah satu anggapan yang sering terdengar adalah bahwa makanan berminyak dan gorengan bisa menjadi pemicu utama munculnya jerawat.
Banyak orang langsung menghindari makanan berminyak dan gorengan ini saat kulit mereka mulai berjerawat, dan percaya bahwa kandungan minyak dari makanan tersebut akan memicu produksi minyak berlebih di kulit.
Namun, benarkah demikian? Dalam artikel ini, kita akan mengupas secara mendalam apakah makanan berminyak dan gorengan benar-benar dapat menyebabkan jerawat, atau justru ada faktor lain yang lebih berpengaruh.
Dilansir dari laman Verywell Health pada Jumat (27/9), makanan berminyak dan gorengan sering kali dikaitkan dengan jerawat, tetapi hubungan antara keduanya lebih kompleks daripada yang mungkin Anda kira.
Meskipun makanan berminyak dan gorengan tidak secara langsung menyebabkan jerawat, ada beberapa hal yang dapat membuat makanan ini berkontribusi pada masalah kulit.
Pertama, makanan gorengan dan berminyak cenderung tinggi lemak dan kalori.
Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dapat mempengaruhi keseimbangan hormon tubuh, yang sangat penting dalam pengaturan produksi minyak pada kulit.
Selama periode seperti masa remaja atau menstruasi, di mana perubahan hormon sering terjadi, kelenjar minyak di kulit dapat menjadi lebih aktif, dan cenderung akan memproduksi lebih banyak minyak.
Minyak berlebih ini dapat menyumbat pori-pori, yang pada akhirnya dapat berpotensi menyebabkan jerawat.
Kedua, makanan gorengan memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti bahwa makanan ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dengan cepat.
Peningkatan kadar gula darah ini dapat merangsang produksi insulin, yang merupakan hormon yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit dan dapat memperburuk jerawat.
Oleh karena itu, makanan dengan indeks glikemik tinggi bisa berkontribusi pada masalah jerawat.
Namun, penting untuk diingat bahwa makanan berminyak dan gorengan tidak secara langsung membuat kulit menjadi lebih berminyak.
Kulit yang berminyak lebih dipengaruhi oleh aktivitas kelenjar minyak yang berlebihan, yang bukan hanya disebabkan oleh makanan saja, tetapi juga oleh faktor hormonal dan genetik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
