Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 September 2024 | 15.12 WIB

Benarkah Makanan Berminyak dan Gorengan Bisa Menyebabkan Jerawat? Begini Penjelasannya Menurut Ahli Dermatologi

Ilustrasi wajah berjerawat./freepik/ drdrunya - Image

Ilustrasi wajah berjerawat./freepik/ drdrunya

JawaPos.com - Jerawat, merupakan masalah kulit yang kerap kali dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk pola makan.

Salah satu anggapan yang sering terdengar adalah bahwa makanan berminyak dan gorengan bisa menjadi pemicu utama munculnya jerawat.

Banyak orang langsung menghindari makanan berminyak dan gorengan ini saat kulit mereka mulai berjerawat, dan percaya bahwa kandungan minyak dari makanan tersebut akan memicu produksi minyak berlebih di kulit.

Namun, benarkah demikian? Dalam artikel ini, kita akan mengupas secara mendalam apakah makanan berminyak dan gorengan benar-benar dapat menyebabkan jerawat, atau justru ada faktor lain yang lebih berpengaruh.

Dilansir dari laman Verywell Health pada Jumat (27/9), makanan berminyak dan gorengan sering kali dikaitkan dengan jerawat, tetapi hubungan antara keduanya lebih kompleks daripada yang mungkin Anda kira.

Meskipun makanan berminyak dan gorengan tidak secara langsung menyebabkan jerawat, ada beberapa hal yang dapat membuat makanan ini berkontribusi pada masalah kulit.

Pertama, makanan gorengan dan berminyak cenderung tinggi lemak dan kalori.

Mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dapat mempengaruhi keseimbangan hormon tubuh, yang sangat penting dalam pengaturan produksi minyak pada kulit.

Selama periode seperti masa remaja atau menstruasi, di mana perubahan hormon sering terjadi, kelenjar minyak di kulit dapat menjadi lebih aktif, dan cenderung akan memproduksi lebih banyak minyak.

Minyak berlebih ini dapat menyumbat pori-pori, yang pada akhirnya dapat berpotensi menyebabkan jerawat.

Kedua, makanan gorengan memiliki indeks glikemik tinggi, yang berarti bahwa makanan ini dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah dengan cepat.

Peningkatan kadar gula darah ini dapat merangsang produksi insulin, yang merupakan hormon yang dapat meningkatkan produksi minyak di kulit dan dapat memperburuk jerawat.

Oleh karena itu, makanan dengan indeks glikemik tinggi bisa berkontribusi pada masalah jerawat.

Namun, penting untuk diingat bahwa makanan berminyak dan gorengan tidak secara langsung membuat kulit menjadi lebih berminyak.

Kulit yang berminyak lebih dipengaruhi oleh aktivitas kelenjar minyak yang berlebihan, yang bukan hanya disebabkan oleh makanan saja, tetapi juga oleh faktor hormonal dan genetik.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore