
Pedagang menjual ikan Bandeng di Pasar Petak Sembilan, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Salah satu bahan makanan yang biasa disajikan saat perayaan Imlek tersebut dijual Rp40 ribu per Kilogram. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Saat berbelanja kebutuhan dapur di pasar tradisional, kamu pasti pernah melihat pedagang yang menjual ikan bandeng. Ikan ini merupakan jenis ikan budidaya yang cukup populer di Indonesia.
Selain harganya yang relatif murah serta mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional, ikan ini juga dipercaya mengandung banyak nutrisi baik bagi tubuh.
Bandeng merupakan jenis ikan yang termasuk ke dalam keluarga chanidae. Ikan ini memiliki kemampuan untuk dapat bertahan hidup di air dengan kadar garam (salinitas) yang tinggi, karena adanya sifat euryhaline yang dimilikinya.
Ikan bandeng sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan, hal ini menjadi salah satu alasan mereka menjadi ikan yang mudah untuk dibudidayakan. Bahkan, mereka mampu bertahan di air dengan salinitas 0 hingga 45 ppt.
Terdapat dua jenis air tempat bandeng berkembangbiak, benih (bibit bandeng) biasanya akan tumbuh di air asin hingga usia 2 atau 3 tahun.
Sedangkan saat dewasa, mereka akan kembali ke perairan payau sampai masa bertelur, karena di masa itu mereka akan melakukan pemijahan di air asin.
Siklus ini akan terus berulang karena memang sebagai bagian dari proses perkembangbiakannya.
Mata pencaharian masyarakat pesisir
Karena tingkat adaptasinya tinggi, ikan ini sering dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.
Salah satunya yaitu desa Sungai Lumpur dan Pantai Harapan, dua desa ini terletak di pesisir Pantai Timur Sumatera Selatan. Masyarakat di sana banyak berprofesi sebagai petani tambak yang membudidayakan ikan bandeng dan udang.
Bandeng yang merupakan hewan herbivora menjadikannya sebagai ikan yang dibudidayakan dengan sistem polikultur.
Kandungan Omega 3 pada ikan ini dipercaya untuk menurunkan kadar trigriserida dalam tubuh.
Dilansir dari laman halodoc.com, trigriserida adalah salah satu jenis lemak yang mengalir dalam darah yang befungsi untuk menyimpan kalori serta menyediakan energi bagi tubuh.
Berdasarkan Saparinto, 2009 yang dilansir dari laman deheus.id, setiap 100 gram ikan bandeng mengandung:
Energi 129 kkal

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
