
Pasangan yang sedang berkencan (Pixabay/NHLK)
JawaPos.com - Salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika pertama kali berkencan atau “first date” ialah, siapa yang harus bayar? Apakah laki-laki atau perempuan? Atau justru bisa berbagi tagihan atau split bill?
Tidak ada jawaban yang pasti. Namun, Jawaban atas pertanyaan tadi bisa tergantung pada tradisi, budaya, atau kesepakatan bersama.
Perihal siapa yang bayar sebaiknya dibicarakan bersama-sama. Hal ini juga bisa membangun komunikasi dan pendekatan yang baik di awal hubungan.
Tapi perlu diketahui juga “siapa yang membayar” juga bisa membangun bagaimana first impression ke depannya.
Jadi, agar tidak salah langkah perlu kita bahas lebih lanjut. Dilansir dari money.usnews.com berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan “Siapa yang harus bayar” pada saat first date:
Siapa yang mengajak siapa
Mayoritas, orang yang mengajak kencan terlebih dahulu ialah yang akan membayar tagihan saat kencan pertama.
Jadi, jika Anda yang terlebih dahulu mengajak kencan pasangan, pastikan tempat yang dipilih sesuai dengan kondisi finansial Anda. Jangan sampai karena ingin mengesankan orang lain, Anda jadi kesulitan di kemudian hari.
Namun di sisi lain, orang yang menerima ajakan pun harus selai menyiapkan diri untuk membayar bagian Anda, takutnya ternyata pihak yang mengajak memiliki pemikiran yang berbeda.
Split bill (Membagi tagihan)
Menurut Traci Williams, seorang terapis keuangan, menyatakan bahwa satu orang yang membayar semua biaya pada kencan pertama semakin jarang terjadi. Sekarang lebih banyak pasangan yang cenderung membagi tagihan untuk menciptakan kesetaraan.
Di zaman sekarang ini, split bill pada kencan pertama adalah pilihan terbaik. Dengan cara ini, tidak ada pihak yang merasa memiliki kewajiban lebih besar atau merasa tidak nyaman karena harus menanggung seluruh biaya.
Lihat perbedaan pendapatan
Menurut Traci William, ada kecenderungan bahwa semakin banyak orang yang mengharapkan pihak dengan pendapatan lebih tinggilah yang menanggung biaya, baik di kencan pertama maupun dalam pernikahan.
Namun, seringkali kita tidak akan mengetahui situasi keuangan pasangan pada kencan pertama dan tidak memungkinkan untuk bertanya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
