Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 September 2024 | 20.47 WIB

Mengungkap Alasan di Balik Seseorang yang Sulit Berhenti Selingkuh Menurut Psikologi, Apa Saja?

ilustrasi pasangan yang berselingkuh. Sumber foto: Vecteezy

JawaPos.com – Perselingkuhan dalam suatu hubungan sulit dimaafkan, apalagi jika terjadi berulang kali.

Rantai pengkhianatan dan kepercayaan yang tidak pernah berakhir ini dapat menghancurkan ikatan yang susah diperbaiki.

Menurut psikologi, ada beberapa alasan umum mengapa seseorang berubah menjadi tukang selingkuh.

Untuk mengetahui lebih lanjut, dikutip dari Times of India, Selasa (3/9), berikut penjelasannya.

Mereka impulsif

Apakah pasangan Anda terus-menerus berselingkuh dan merasa bersalah setelahnya? 

Jika dia tidak dapat menahan diri untuk tidak melakukan perilaku tersebut, ini menunjukkan sifat impulsif.

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara impulsivitas seksual dan perilaku seksual orang dewasa yang bermasalah.

Orang-orang seperti ini tidak berpikir dua kali sebelum mendapatkan kepuasan seksual langsung tanpa menyadari dampaknya pada hubungan yang mereka jalani.

Mereka yang berpikir dan berhenti sejenak sebelum mengambil tindakan apa pun cenderung tidak berselingkuh jika dibandingkan dengan mereka yang impulsif.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore