
DETAIL MENAWAN: Kostum defile kontingen Indonesia rancangan Didit Hediprasetyo dalam Olimpiade Paris 2024. Untuk laki-laki terinspirasi jaket biker yang dilebur dengan beskap.
SEBELUMNYA, kontingen Indonesia merampungkan kiprah di Olimpiade Paris 2024 pada posisi ke-39 dengan meraih 2 medali emas dan 1 perunggu. Selain capaian medali, desain pakaian yang dikenakan tim Indonesia selama ajang Olimpiade menjadi sorotan.
Tim Indonesia mengenakan jersey yang terdiri atas warna dominan merah dan putih. Terdapat lambang Garuda Pancasila dalam perisai lingkaran berlatar belakang hitam di dada kiri. Rangkaian koleksi jersi merah putih tersebut didesain secara khusus oleh desainer kenamaan Didit Hediprasetyo yang mengambil inspirasi dari warna bendera Indonesia.
”Jersey merah putih ini mencerminkan harapan serta kebanggaan bangsa, yang melambangkan keberanian dan kesucian sebagai identitas bangsa sekaligus ketangguhan serta ketekunan atlet-atlet kita,” tutur Didit.
Alumnus Parsons School of Design di New York dan Paris itu pula yang merancang kostum parade pembukaan untuk tim Indonesia. Kreasinya memberikan perspektif baru pada desain seragam olahraga yang ternyata dapat dipadukan dengan kekayaan budaya. Pionir pelukis asal Jawa Raden Saleh menjadi inspirasi dasar koleksi tersebut.
Kostum defile kontingen laki-laki terbuat dari washed-out denim terinspirasi dari tampilan jaket biker yang dilebur dengan beskap, setelan jas tradisional khas Jawa. Lengkap dengan penutup kepala berupa belangkon. Celana panjang berwarna putih menjadi bawahan untuk tampilan aktif.
Kontingen perempuan mengenakan atasan dengan cutting kebaya kutubaru berwarna merah yang dipasangkan dengan jumpsuit putih. Jika diperhatikan lebih detail, terlihat jahitan yang rumit hingga penempatan subtil emblem Indonesia berwarna merah putih yang terbuat dari kulit.
Bagi para atlet, ofisial NOC Indonesia, dan Chef de Mission (CdM), terdapat dua set seragam dan merchandise resmi. Serta, satu set seragam motif yang khusus dikenakan saat penerimaan medali.
”Dalam proses desainnya, kebutuhan atlet yang utama. Seragam didesain menggunakan bahan berkualitas tinggi untuk memberikan kenyamanan secara maksimal serta kemudahan dalam bergerak,” ungkap desainer yang dikenal luas di internasional dan mendapat pengakuan di Paris Couture Fashion Week dalam 14 tahun terakhir itu. (lai/c7/nor)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
