Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Agustus 2024 | 17.52 WIB

Orang yang Suka Oversharing di Media Sosial Biasanya Punya 8 Ciri Kepribadian ini Menurut Psikologi, Simak!

Ilustrasi seorang yang suka oversharing di media sosial. (The Expert Editor) - Image

Ilustrasi seorang yang suka oversharing di media sosial. (The Expert Editor)

JawaPos.com – Di era digital ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Kita berbagi momen bahagia, curahan hati, bahkan detail kehidupan pribadi di platform-platform ini.

Namun, pernahkah Anda memperhatikan bahwa beberapa orang cenderung berbagi terlalu banyak soal kehidupannya atau oversharing di media sosial.

Fenomena oversharing ini menarik perhatian para psikolog, yang kemudian menggali lebih dalam tentang ciri-ciri kepribadian yang mungkin terkait dengan kebiasaan ini. Ternyata, ada beberapa pola kepribadian yang sering muncul pada individu yang gemar oversharing di media sosial.

Untuk itu, berdasarkan perspektif psikologi, Jawa Pos akan membahas delapan ciri kepribadian yang kerap dikaitkan dengan orang-orang yang cenderung oversharing tentang kehidupan mereka di media sosial

Dengan memahami pola-pola ini secara komprehensif, kita dapat lebih bijak dalam berinteraksi di dunia maya dan memahami motivasi di balik perilaku berbagi yang berlebihan.

Dilansir dari laman The Expert Editor, Kamis (29/8), berikut delapan ciri kepribadian orang yang suka oversharing di media sosial menurut psikologi. Simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui korelasi antara oversharing di media sosial dengan kepribadian mereka!

Bagi sebagian orang, media sosial adalah panggung untuk mendapatkan validasi dan pengakuan dari orang lain. Dengan berbagi secara berlebihan, mereka berharap mendapatkan like, komentar, dan interaksi lainnya yang bisa memuaskan kebutuhan mereka akan perhatian.

2. Mereka kesulitan mengatur batasan

Orang yang sering oversharing mungkin kesulitan memahami batasan antara apa yang pantas dibagikan secara publik dan apa yang sebaiknya disimpan untuk diri sendiri. Mereka cenderung kurang peka terhadap privasi diri dan kurang mempertimbangkan dampak dari apa yang mereka bagikan.

3. Mereka cenderung ekstrovert

Sifat ekstrovert cenderung lebih terbuka dan mudah bergaul, sehingga mereka lebih nyaman berbagi pengalaman dan perasaan mereka dengan orang lain. Media sosial menjadi wadah yang ideal bagi mereka untuk mengekspresikan diri dan berinteraksi dengan banyak orang.

4. Mereka punya self-esteem dan kepercayaan diri tinggi

Rasa percaya diri yang tinggi bisa mendorong seseorang untuk lebih berani berbagi tentang diri mereka di media sosial. Mereka merasa nyaman menjadi pusat perhatian dan tidak terlalu khawatir tentang penilaian orang lain.

5. Mereka sering merasa cemas

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore