Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Agustus 2024 | 22.59 WIB

Jika Ingin Awet Muda Meski Usia Bertambah, Ucapkan Salam Perpisahan pada 7 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

Kebiasaan agar seseorang awet muda seiring bertambahnya usia menurut Psikologi. - Image

Kebiasaan agar seseorang awet muda seiring bertambahnya usia menurut Psikologi.

JawaPos.com – Psikologi menunjukkan bahwa untuk tetap awet muda meskipun usia bertambah, penting untuk meninggalkan kebiasaan tertentu. Rutinitas yang tidak sehat dapat mempercepat penuaan, dan ada beberapa panduan untuk menghindarinya agar tetap awet muda.

Jika ingin awet muda di tengah bertambahnya usia, Psikologi menyarankan untuk mengucapkan selamat tinggal pada kebiasaan yang merugikan. Usia memang bertambah, tetapi menghindari rutinitas tertentu dapat membantu kita tetap bak seorang remaja.

Kebiasaan buruk yang tidak diubah, menurut Psikologi, dapat mengurangi peluang kita untuk tampak awet muda meski usia terus bertambah. Rutinitas tertentu dalam sehari-hari dapat berdampak pada penampilan seseorang.

Dilansir dari Hack Spirit pada Selasa (27/8), ada tujuh kebiasaan agar seseorang awet muda seiring bertambahnya usia menurut Psikologi.

1. Tidur larut malam

Tidur yang kurang dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penurunan daya ingat, tekanan darah tinggi, dan bahkan mempercepat proses penuaan. Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan dan keremajaan.

Menghindari kebiasaan begadang, menonton Netflix hingga larut malam, atau bekerja hingga dini hari dapat membantu mempertahankan penampilan yang lebih muda. Tubuh membutuhkan istirahat yang cukup agar dapat berfungsi dengan optimal dan menunda tanda-tanda penuaan.

2. Gaya hidup sedentari

Bekerja di depan komputer berjam-jam setiap hari tanpa aktivitas fisik dapat menyebabkan penuaan dini. Aktivitas fisik rutin tidak hanya menjaga kebugaran, tetapi juga meningkatkan sirkulasi darah, memperbaiki suasana hati, dan memperlambat proses penuaan.

Memulai kebiasaan berolahraga, seperti berjalan singkat atau sesi gym yang intensif, dapat memberikan manfaat yang signifikan. Gaya hidup yang aktif dan bergerak dapat membantu menjaga kesehatan dan penampilan yang lebih muda.

3. Konsumsi gula berlebihan

Terlalu banyak gula dalam diet dapat mempercepat proses penuaan melalui proses glikasi, di mana gula menempel pada protein dalam tubuh dan menghasilkan molekul berbahaya yang disebut “advanced glycation end products” (AGE).

AGE dapat merusak kolagen dan elastin, protein yang menjaga keelastisan dan kehalusan kulit, menyebabkan kerutan dan kulit kendur. Mengurangi asupan gula dan memilih pemanis alami seperti madu atau stevia dapat membantu memperlambat proses penuaan.

4. Melupakan tabir surya

Banyak orang menganggap tabir surya hanya untuk digunakan saat pergi ke pantai. Namun, sinar UV dapat merusak kulit bahkan di hari mendung atau melalui jendela. Kerusakan sinar matahari adalah salah satu penyebab utama penuaan dini, yang dapat menyebabkan kerutan, bintik usia, dan meningkatkan risiko kanker kulit.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore