
Ciri-Ciri Perempuan Bahu Laweyan, Mitos Jawa Mengenai Perempuan Pembawa Petaka untuk Pria Sumber gambar: freepik/ freepik.com
JawaPos.com - Kitab Primbon tidak hanya sekedar tatanan yang memuat tentang nasib, jodoh, dan peruntungan, namun di dalamnya juga berisi catatan tentang filosofi kehidupan yang lebih mendalam.
Salah satunya adalah cerita wanita bahu Laweyan. Dijelaskan bahwa sosok ini sering juga disebut sebagai perempuan pembawa kutukan atau sengkolo, yang dikatakan akan menyebabkan pasangan laki-lakinya mengalami kematian yang tidak wajar setiap kali menikah.
Wanita bahu Laweyan ini konon merupakan wanita pemakan arwah, yang ceritanya mulai berkembang sejak abad ke-9 dan dituliskan dalam serat Wita Witara Dia karya Ronggowarsito.
Meskipun jumlahnya sedikit, ciri-ciri wanita bahu Laweyan atau wanita pembawa petaka ini dapat dikenali.
Di sini, kita akan kupas tuntas satu persatu dari ciri-ciri yang melekat pada seseorang yang diklaim sebagai wanita bahu laweyan, seperti dihimpun dari channel YouTube PRIMBON JAWA Minggu, (18/8):
1. Sering ditinggal mati oleh pasangannya
Jika seorang wanita di Bahu Laweyan menikah, maka setiap pasangannya akan mati secara misterius, dan hanya orang dengan kelebihan tertentu yang bisa mengetahui bahwa kematian itu disebabkan oleh makhluk halus. Wanita Bahu Laweyan ini akan terbebas dari kutukannya setelah mengorbankan tujuh laki-laki, sehingga pada pernikahannya yang kedelapan dia akan dapat hidup normal seperti orang lain.
2. Memiliki tanda pengenal seperti Tompel
Biasanya tompel tersebut memiliki bentuk yang aneh, bahkan dalam kasus-kasus tertentu, ada tompel yang mirip dengan wajah iblis. Jika tompel tersebut masih terlihat oleh mata lahir, ada satu tanda lagi yang muncul, yang menyerupai ular di bagian tubuh tertentu. Namun, tanda tersebut hanya dapat dilihat dengan mata batin atau indra keenam.
3. Bahu Melengkung Seperti Busur Panah dengan Lesung Pipi di Punggung
Dikatakan bahwa Lubang yang menyerupai lesung pipi ini berada di punggung sebelah kanan dan kiri, dan dipercaya sebagai tempat sang iblis masuk dan keluar. Kitab Primbon menjelaskan bahwa bahu melengkung dan lubang seperti lesung pipi ini adalah tanda bahwa seseorang telah terkena kutukan atau gangguan alam gaib. Orang-orang di sekitarnya yang melihatnya pun sering kali merasa takut dan menganggapnya sebagai sosok yang membawa malapetaka.
Baca Juga: Mengenal 6 Ciri-Ciri Perempuan Bahu Laweyan, Mitos Jawa Mengenai Perempuan Pembawa Petaka untuk Pria
4. Memiliki Paras Cantik
Keelokan parasnya adalah umpan bagi para lelaki yang akan dijadikan mangsa oleh entitas jahat yang bersemayam di dalam tubuh wanita tersebut.
Semakin banyak jumlah korbannya, maka kekuatan jin atau setan yang menghuni tubuhnya akan bertambah kuat.
Dengan begitu, kesaktian yang dimiliki oleh entitas tersebut pun semakin membesar. Dikatakan bahwa wanita bahu Laweyan hanya menjadi wadah bagi jin atau entitas jahat untuk meningkatkan kesaktian ilmu mereka dengan cara mengorbankan nyawa sebanyak 7 kali.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
