Ilustrasi bullying. (Istimewa)
JawaPos.Com - Bullying bukan hanya sekedar melakukan tindakan kekerasan fisik atau verbal yang terjadi secara tiba-tiba.
Sering kali, tindak bullying muncul dari berbagai alasan yang mendalam, rumit, sekaligus kompleks.
Meski begitu, banyak orang bertanya-tanya, apa yang mendorong seseorang nekat melakukan tidak kejam bullying?
Apakah ini murni soal kekuasaan, atau ada faktor psikologis lain yang terlibat? Menurut para ahli, perilaku bullying sering kali didorong oleh kombinasi dari kebutuhan psikologis, dinamika sosial, dan pengalaman pribadi.
Seperti dilansir dari American Psychological Association (APA), inilah beberapa alasan mengapa seseorang nekat melakukan bullying menurut psikologi.
1. Kebutuhan untuk Mendominasi
Salah satu alasan utama mengapa seseorang melakukan bullying adalah kebutuhan untuk mendominasi orang lain.
Orang yang merasa tidak berdaya atau tidak berkuasa dalam aspek lain kehidupan mereka mungkin berusaha untuk mendapatkan kendali dengan menindas orang yang lebih lemah.
Perasaan superioritas ini memberikan mereka kepuasan sementara, meskipun sebenarnya mencerminkan ketidakamanan mereka sendiri.
2. Mencari Perhatian
Beberapa pelaku bullying melakukan tindakan tersebut sebagai cara untuk mendapatkan perhatian, baik dari teman sebaya maupun orang dewasa.
Mereka mungkin merasa diabaikan atau tidak dihargai dalam lingkungan mereka, sehingga mereka menggunakan bullying sebagai cara untuk menjadi pusat perhatian.
Sayangnya, ini adalah cara yang destruktif untuk mencari validasi dari orang lain.
3. Tanggapan terhadap Tekanan Sosial

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
