Ilustrasi: Kecantikan seseorang di permukaan membuat banyak orang jadi tak memperhatikan bagian "dalam" seseorang. (Freepik)
JawaPos.com - Ini adalah kenyataan yang sulit untuk diterima, tetapi tidak semua orang yang terlihat menawan memiliki kepentingan terbaik anda. Beberapa orang menggunakan karisma mereka untuk menutupi niat mereka yang sebenarnya manipulasi.
Memahami perbedaan ini sangatlah penting. Sementara orang yang memesona membuat anda merasa dihargai dan penting, manipulator menggunakan pesona sebagai alat, dengan agenda yang sering kali tersembunyi.
Mereka yang benar-benar manipulatif memiliki perilaku spesifik yang dapat diidentifikasi.
Dikutip dari hackspirit, berikut 3 perilaku yang sering ditampilkan oleh mereka yang terlihat menawan di permukaan, namun sebenarnya manipulatif.
1) Mereka unggul dalam pencerminan
Manipulator sering kali ahli dalam mirroring, sebuah strategi psikologis yang melibatkan peniruan perilaku, tingkah laku, atau ekspresi orang yang berinteraksi dengannya.
Taktik ini tidak selalu negatif. Faktanya, ini adalah fenomena yang umum dan alami dalam interaksi manusia. Kita sering meniru bahasa tubuh satu sama lain secara tidak sadar, sebagai cara untuk membangun hubungan dan membangun rasa keterkaitan.
Namun di tangan seorang manipulator, pencerminan menjadi alat yang ampuh untuk mendapatkan kepercayaan Anda dan menurunkan pertahanan anda. Dengan merefleksikan tindakan dan kata-kata anda, mereka menciptakan rasa keakraban dan kenyamanan. Anda merasa dimengerti dan terhubung dengan mereka, tanpa menyadari bahwa mereka menggunakan hubungan ini untuk agenda tersembunyi mereka sendiri.
Perhatikan pola-pola dan pastikan hubungan tersebut terasa organik, tidak dipaksakan atau terlalu strategis.
2) Mereka sering menggunakan pelarian rasa bersalah
Bayangkan ini. Saya pernah memiliki seorang teman yang sangat menawan dan karismatik. Kami sering bergaul, bersenang-senang, dan semuanya tampak baik-baik saja. Tapi setiap kali saya tidak bisa datang ke sebuah acara atau harus membatalkan rencana, dia akan membuat saya merasa sangat bersalah.
Ungkapan seperti “Aku benar-benar mengandalkanmu,” atau “Sepertinya aku harus pergi sendiri,” adalah hal yang biasa. Pada awalnya, saya mengira dia hanya mengungkapkan kekecewaannya. Namun seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa rasa bersalah ini adalah pola yang berulang.
Dia menggunakan rasa bersalah untuk memanipulasi saya agar melakukan apa yang dia inginkan, terlepas dari kebutuhan atau keadaan saya sendiri. Eksterior yang menawan menyembunyikan niat mendasar untuk mengendalikan situasi dan orang-orang di sekitarnya. Manipulator adalah ahli dalam menggunakan rasa bersalah untuk keuntungan mereka. Mereka tahu persis bagaimana membuat Anda merasa tidak enak karena tidak memenuhi harapan atau tuntutan mereka, meskipun hal ini tidak masuk akal. Memahami perilaku ini sangat penting dalam mempelajari cara menetapkan batasan dan menolak manipulasi mereka.
3) Mereka ahli dalam gaslighting

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
