Kebiasaan lain yang menyebabkan kita menjadi pribadi yang makin pelupa seiring bertambahnya usia adalah kurang tidur. Pasalnya tidur tampaknya bukan hanya untuk beristirahat tetapi seperti tombol reset untuk memori Anda.
Tanpa tidur yang cukup, otak Anda tidak akan mendapatkan kesempatan untuk memilah dan menyimpan informasi yang dikumpulkannya sepanjang hari.
Pada dasarnya tubuh kita dirancang untuk bergerak bukan untuk duduk seharian. Namun, seiring bertambahnya usia, kita mudah terjebak dalam gaya hidup yang tidak banyak bergerak.
Pasalnya orang dewasa yang lebih tua yang menjalani gaya hidup lebih banyak duduk memiliki kinerja yang lebih buruk dalam tugas-tugas ingatan dibandingkan dengan mereka yang lebih aktif secara fisik.
Aktivitas fisik bisa meningkatkan aliran darah ke otak yang membantu mendukung fungsi memori dan kognitif. Di sisi lain, menjalani gaya hidup yang tidak banyak bergerak dapat menyebabkan penurunan daya ingat.
Gizi yang buruk dapat berdampak pada kesehatan kognitif termasuk daya ingat. Seiring bertambahnya usia, kita cenderung lebih memilih makanan olahan praktis daripada makanan segar yang padat nutrisi.
Pasalnya pola makan yang tinggi gula dan lemak tak sehat dapat membahayakan otak sehingga menyebabkan menurunnya fungsi memori. Di sisi lain, pola makan yang kaya buah-buahan, sayur-sayuran, protein rendah lemak dapat mendukung kesehatan otak.
Kebiasaan lain yang harus ditinggalkan untuk menghindari pelupa seiring bertambahnya usia adalah dehidrasi. Pada dasarnya dehidrasi kronis dapat berdampak pada fungsi memori.
Oleh sebab itu, Anda harus membiasakan diri untuk selalu minum air putih dalam sehari.
Di era digital, kita terbiasa menggunakan teknologi untuk hampir semua hal termasuk mengingat sesuatu. Misalnya ketika ada rapat, kita mengatur pengingat di ponsel kita.
Akan tetapi, meskipun alat-alat ini tidak diragukan lagi praktis namun sebenarnya tidak memberikan manfaat apa pun bagi ingatan kita. Mengandalkan teknologi untuk mengingat sesuatu berarti kita tidak melatih otot ingatan kita semaksimal mungkin.
Stres kronis dan tingkat kecemasan tinggi dapat mengganggu fungsi hipokampus yaitu salah satu bagian otak yang penting untuk ingatan.
Ketika kita terus-menerus stres atau cemas maka otak kita terlalu sibuk menangani kondisi emosional tersebut sehingga tidak dapat memproses dan menyimpan informasi dengan baik.***

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
