
Inilah 6 Makanan yang Dapat Bantu Tinggi Badan Anak. /Sumber foto: freepik.com
JawaPos.com - Meningkatkan tinggi badan merupakan sesuatu yang sebagian besar terjadi di luar kendali seseorang. Hal tersebut ditentukan oleh kombinasi faktor yang kompleks.
Saat dewasa, mereka menjadi tidak percaya diri dengan tinggi badan yang dimiliki. Bahkan, beberapa orang percaya bahwa dengan tidur yang cukup bisa membuat mereka menjadi lebih tinggi.
Para peneliti belum membuktikan bahwa kurang tidur pada masa kecil mempengaruhi tingginya ketika dewasa.
Mereka berpendapat jika tinggi badan seseorang ditentukan dari faktor genetika, nutrisi, dan tempat tinggal.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup dan status sosial ekonomi juga berpengaruh terhadap tinggi badan seseorang.
Misalnya seperti, ibunya merokok saat sedang hamil, tidak mampu membeli makanan yang bergizi karena keterbatasan ekonomi, dan terpapar bahan kimia beracun di tempat tinggalnya.
Namun yang paling berpengaruh pada tinggi badan seseorang adalah faktor genetika. Berdasarkan fakta, lebih dari 3.000 varian gen telah mempengaruhi pertumbuhan anak dan tinggi badan saat dewasa.
Hal tersebut terjadi melalui berbagai mekanisme, termasuk pengaturan hormon yang penting untuk pertumbuhan.
Dilansir Sleep Foundation, terdapat sebuah penelitian yang menemukan bahwa kurang tidur dapat mempengaruhi produksi hormon pertumbuhan manusia (hGH).
Hormon tersebut dapat membantu orang untuk tumbuh lebih tinggi dan diproduksi dari otak yang disebut kelenjar pituitari.
Hormon pertumbuhan manusia paling sering dilepaskan pada waktu malam hari. Jadi ketika anak-anak kurang tidur, kemungkinan kadar hGH yang mereka miliki menjadi lebih rendah.
Meningkatkan tinggi badan seharusnya dimulai sejak masa kecil. Beberapa cara seperti mengkonsumsi makanan sehat dan tidur yang cukup dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
Melakukan operasi pemanjangan tulang dengan cara tradisional juga merupakan usaha yang dilakukan beberapa orang tua untuk membuat tinggi anaknya bertambah. Bagi mereka, hal tersebut merupakan bantuan untuk anaknya agar merasa percaya diri.
Mempunyai postur tubuh yang pendek sebenarnya merupakan hal normal dan bukan sebuah penghalang untuk mendapatkan kebahagiaan.
Jika mempunyai teman atau anda sendiri merasa tidak percaya diri dengan postur yang dimiliki, cobalah untuk membangun citra tubuh positif.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
