
Ilustrasi orang pintar yang dijauhi temannya.
JawaPos.com - Orang pintar sering dinilai unggul dari segi akademisnya, seperti jago berbahasa inggris, matematika, fisika, kimia, atau pelajaran lainnya.
Orang pintar selalu dibanggakan oleh lingkungan sekitarnya seperti guru, orang tua, maupun teman. Karena mereka dinilai sangat berharga dan sering dicap akan menjadi orang sukses.
Pada saat diumumkan nilai rapor atau IPK, orang pintar selalu ditonjolkan karena membawa nama harum sekolah atau perguruan tinggi.
Hal tersebut terkadang menjadi timbulnya persaingan dan orang yang kurang pintar soal akademis merasa tersisihkan.
Mengutip dari laman Artikel Konsorsium Psikologi Ilmiah Nusantara, bahwa kepintaran seseorang tak hanya dinilai dari segi akademisnya. Ada banyak faktor lain yang menjadi tolok ukur kepintaran setiap individu.
Misalnya orang tersebut tidak jago dalam bidang akademis, tapi pintar dalam hal non-akademis seperti bidang kesenian. Sehingga tidak boleh sembarang menghakimi bahwa mereka bodoh karena kemampuan setiap orang itu berbeda.
Orang pintar dari segi akademis saja tidak cukup, mereka harus tetap memerhatikan nilai-nilai karakter yang baik dan diterima oleh lingkungan sekitarnya.
Melansir dari laman Artikel Cermati, menyebutkan bahwa ada 5 tanda orang pintar tapi selalu dijauhi temannya, antara lain :
1. Sering Memendam Masalahnya Sendiri dan Berantakan
Orang pintar biasanya jago menyembunyikan masalah, memendam perasaan, dan emosinya seorang diri. Sehingga banyak rahasia yang tersimpan rapi dan tidak diceritakan pada orang lain.
Meski rapi menyembunyikan perasaannya, tapi orang pintar cenderung berantakan. Bukan dari segi penampilan, tetapi ruang belajar atau ruang kerja karena menurutnya itu media untuk mengeksplor diri.
Sehingga dengan sifatnya tersebut membuat teman sekelilingnya merasa tidak nyaman melihat ruang kerja atau ruang belajarnya berantakan.
2. Selalu Berpikir Tak Boleh Gagal
Orang pintar cenderung perfeksionis dan harus mencapai semua yang ia inginkan, misalnya presentasi kelompoknya dianggap kurang bagus sehingga ia akan menyalahkan kinerja diri sendiri bersama teman-temannya.
Jika selalu berpikir seperti itu, teman kerjanya pun merasa tertekan dan stres karena tuntutannya untuk menjadi sempurna.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
