
Ilustrasi- Orang yang suka mencari validasi (master1305-freepik)
JawaPos.com - Saat masih anak-anak, semua orang tentu berharap disayangi dan diperhatikan oleh orang tuanya. Namun, ada beberapa orang tua yang menelantarkan anaknya sendiri. Hal itu membuat anak merasa diabaikan sebagai seorang anak yang masih membutuhkan banyak kasih sayang dan perhatian di orang tua.
Orang-orang yang merasa diabaikan dan ditelantarkan oleh orang tua ini biasanya merasakan trauma ketika dewasa. Saat dewasa, mereka yang dibesarkan dengan perasaan merasa diabaikan dan ditelantarkan akan mengalami sifat buruk yang tak mereka sadari.
Berikut adalah 10 sifat yang akan dimiliki orang yang merasa diabaikan dan ditelantarkan orang tuanya waktu kecil, dikutip dari Ideapod, Rabu (24/7).
1. Sulit untuk percaya pada orang lain
Ini tidak berarti mereka curiga atau paranoid. Sebaliknya, mereka hanya kesulitan untuk membuka diri dan menaruh kepercayaan pada orang lain.
Jika orang-orang yang seharusnya merawat mereka tidak menyadari atau menghargai mereka, mengapa mereka mengharapkan orang lain untuk memperhatikannya? Ini adalah mekanisme perlindungan yang berakar pada pengalaman masa lalu mereka.
2. Berjuang dengan harga diri
Anak yang tumbuh dengan perasaan diabaikan atau ditelantarkan mungkin akan membawa perasaan itu hingga dewasa. Mereka mungkin mempertanyakan harga diri atau meragukan kemampuan mereka, sering kali meremehkan prestasi mereka dan mengabaikan pujian.
Bukan berarti mereka mencari kepastian, tetapi mereka benar-benar kesulitan melihat nilai diri mereka sendiri.
Kurangnya harga diri ini dapat ditelusuri kembali ke tahun-tahun pembentukan diri ketika kontribusi atau perasaan mereka mungkin terus-menerus diabaikan atau diremehkan.
3. Kompensasi berlebihan terhadap orang lain
Orang yang tumbuh dengan perasaan diabaikan mungkin berpikir bahwa jika mereka bisa membuat orang lain bahagia, mereka akhirnya akan mendapatkan pengakuan dan validasi yang tidak mereka dapatkan di masa muda mereka.
Ini adalah siklus yang sulit untuk dihentikan, tetapi mengakuinya adalah langkah pertama menuju perubahan.
4. Mengembangkan rasa kemandirian yang kuat
Orang yang tumbuh dengan perasaan diabaikan atau ditelantarkan sering kali mengembangkan rasa kemandirian yang kuat.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
