Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juli 2024 | 14.20 WIB

6 Sifat Orang yang Kurang Mendapatkan Kasih Sayang saat Masa Kecil, Salah Satunya Berprestasi Tinggi

Ilustrasi perempuan yang berprestasi tinggi (freepik) - Image

Ilustrasi perempuan yang berprestasi tinggi (freepik)

JawaPos.com – Masa anak-anak adalah dasar kepribadian kita dan jumlah kasih sayang yang kita terima di masa itu bisa membentuk siapa diri kita nanti ketika memasuki usia dewasa.

Mereka yang tumbuh dengan sedikit kasih sayang cenderung mengembangkan sifat-sifat tertentu di kemudian hari.

Mengenali sifat-sifat ini dapat membantu kita berempati dengan lebih baik dan bagi mereka yang mendapati sifat ini dalam diri bisa menjadi langkah pertama menuju perbaikan dan penyembuhan.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengenai beberapa sifat orang yang jarang mendapatkan kasih sayang di masa kecil sebagaimana dilansir dari laman The Expert Editor, Selasa (23/7) sebagai berikut :

1. Meningkatnya kepekaan

Tumbuh tanpa banyak kasih sayang dapat membuat seseorang sangat peka terhadap emosi dan perilaku orang-orang di sekitarnya. Hal ini sebenarnya cara mereka bertahan hidup.

Sebagai anak-anak, mereka harus waspada untuk mengukur suasana hati pengasuh mereka, untuk mengetahui kapan aman untuk mendekat atau kapan lebih baik menjaga jarak. Meningkatnya kepekaan ini dapat berlanjut hingga dewasa.

Mereka menjadi pribadi yang sangat berempati artinya memiliki kemampuan untuk memahami dan menanggapi perasaan orang lain. Namun, kepekaan ini terkadang bisa menyebabkan kelelahan emosional.

2. Memiliki hubungan yang rumit

Sifat lain yang dimiliki orang yang jarang mendapatkan kasih sayang di masa kecil adalah kesulitan membangun hubungan yang sehat. Artinya seiring bertambahnya usia, mereka merasa sulit memercayai orang lain dan menjalin hubungan yang mendalam.

3. Berprestasi tinggi

Menariknya, mereka yang kurang mendapatkan kasih sayang semasa kecil sering kali menyalurkan energinya untuk meraih kesuksesan. Mereka cenderung menjadi profesional, akademisi atau seniman yang bersemangat.

Hal ini disebabkan karena prestasi yang mereka capai bisa menjadi pengganti kasih sayang yang tidak mereka dapatkan. Pujian dan pengakuan yang menyertai kesuksesan dapat mengisi kekosongan sesaat atas kurangnya kasih sayang yang seharusnya mereka dapatkan di masa kecilnya.

Namun, dampak negatifnya adalah hal ini bisa menyebabkan kelelahan dan ketidakpuasan. Sebab tidak ada validasi eksternal yang dapat benar-benar menggantikan kebutuhan akan cinta dan kasih sayang.

4. Sangat mandiri

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore