Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 Juli 2024 | 18.15 WIB

Menguak Makna di Balik 8 Pantangan Adat Jawa yang Populer, Ternyata Lebih dari Sekadar Larangan!

Ilustrasi kitab primbon Jawa, salah satu adat dan tradisi budaya Jawa Sumber foto: freepik/bearfotos - Image

Ilustrasi kitab primbon Jawa, salah satu adat dan tradisi budaya Jawa Sumber foto: freepik/bearfotos

JawaPos.com - Dalam kebudayaan Jawa, terdapat berbagai pantangan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Meski seringkali dianggap sebagai mitos atau sekadar cerita turun-temurun, pantangan-pantangan ini sebenarnya sarat dengan makna dan nilai-nilai moral yang mendalam.

Artikel ini akan mengupas beberapa pantangan adat Jawa yang populer, serta mengungkap pesan tersembunyi di balik setiap larangan tersebut.

Dilansir dari kanal YouTube Ki Nawi Krama pada Kamis (18/7), inilah makna di balik 8 pantangan adat Jawa yang populer di kalangan masyarakat Jawa.

1. Jangan duduk atau jongkok di tengah pintu, nanti jodohnya sulit

Pantangan ini lebih mengajarkan sopan santun dan etika. Duduk di tengah pintu bisa mengganggu lalu lintas orang yang keluar masuk rumah.

Selain itu, pantangan ini juga mengajarkan anak-anak, terutama perempuan, untuk tidak melakukan tindakan yang tidak pantas.

Dengan demikian, mereka belajar tata krama dan etika yang baik sejak dini, yang diharapkan akan membentuk kepribadian yang sopan dan beretika.

2. Jika menyapu tidak bersih, suaminya brewokan

Pantangan ini bertujuan mengajarkan tanggung jawab dan kedisiplinan dalam melakukan pekerjaan rumah. Orang tua ingin anak perempuan mereka belajar menyapu dengan benar dan bersih.

Selain itu, pantangan ini juga mengajarkan pentingnya memiliki tanggung jawab yang baik dalam rumah tangga.

Seorang anak perempuan diajarkan untuk mempersiapkan diri menjadi istri dan ibu yang mampu mengurus rumah tangga dengan baik.

3. Jangan mainan beras, karena tangannya bisa sakit atau cacat

Pantangan ini mengajarkan anak-anak untuk menghargai makanan dan menjaga kebersihan. Beras adalah bahan makanan pokok dan tidak pantas untuk dijadikan mainan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore