Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juli 2024 | 21.25 WIB

Orang Yang Terlihat Baik Tapi Hatinya Busuk Punya 8 Ciri Ini, Salah Satunya Memakai Atribut Keagamaan Untuk Mengelabui

Orang Yang Terlihat Baik Tapi Hatinya Busuk Memiliki 8 Ciri Ini (Freepik)

JawaPos.com - Di dalam sebuah lingkungan, baik itu lingkungan keluarga, kerja atau lainnya tentunya ada orang yang benar-benar baik dan orang yang terlihat baik tapi ternyata hatinya busuk. Banyak orang tertipu dengan perilaku tersebut.

Orang yang terlihat baik tak selamanya baik, orang yang terlihat buruk tak selamanya buruk. Bisa jadi orang yang berhati buruk berpura-pura baik dengan menggunakan atribut keagamaannya.

Mengapa demikian?

Memang, cara yang paling sering digunakan orang-orang berhati busuk salah satunya menggunakan atribut keagamaannya. Banyak sekali orang menggunakan topeng agama dan spiritual sebagai alatnya.

Berbuat baik menggunakan atribut maupun aktivitas keagamaan dan spiritual adalah cara terampuh untuk terlihat baik dan bisa menarik simpati orang lain.

Dilansir dari kanal YouTube Esa Production oleh JawaPos.com, Sabtu (6/7) terdapat ciri orang yang terlihat baik tapi hatinya busuk yang bisa Anda kenali, yakni sebagai berikut:

Mereka ingin dipuji dan disanjung serta diakui kebaikannya terutama dalam hal keagamaan dan praktik spiritual.

Karena orang yang memiliki ketulusan hati, mereka tidak hanya sekadar mencari pujian dan dianggap baik hanya melalui atribut agama atau status keagamaan yang dia sandang.

Kebaikan yang dilakukan demi pujian dan mendapatkan sanjungan dari seseorang. Hal itu merupakan Kebaikan palsu dan tidak tulus.

2.   Merasa lebih unggul

Orang yang terlihat baik tapi hatinya busuk merasa lebih baik, lebih unggul, lebih benar, tentang apa yang sudah dia lakukan.

Dia sudah menunjukkan cara yang dilakukannya adalah benar dan lebih baik dibanding orang lain. Sehingga dia sering melakukan sesuatu yang diam-diam hanya untuk mencari pujian dan dianggap lebuh unggul daripada orang lain.

Dia pun juga tidak segan-segan menyalahkan apa yang sudah dilakukan orang lain.

Cara memperlakukan orang satu dengan yang lain secara beda.

Contohnya, dia sangat baik dan perhatian kepada orang-orang yang memperlakukannya secara lebih. Tapi bagi orang yang tidak memberi apa-apa, tidak dia pedulikan.

4.   Kesewenang-wenangan

Beberapa orang juga berbuat kebaikan untuk kesewenang-wenangan dirinya sendiri dan untuk memanipulasi serta mengendalikan orang lain di bawah keinginannya.

Cara ini digunakan orang-orang berhati busuk yang tidak mudah dikenali orang lain. Di awal Anda akan diberikan kebaikan-kebaikannya seolah dia orang yang peduli denganmu.

Namun setelahnya Anda akan dibuat ketergantungan dan selalu mengikuti keinginannya. Itulah ciri orang yang tampak baik di depan tapi busuk di belakang.

Dia sudah melakukan kesalahan dan berbuat dosa pada orang lain dan merugikan, namun dia tidak mau menunjukkan rasa penyesalan dan rasa bersalahnya.

Sebaliknya, dia akan menunjukkan rasa percaya diri agar tidak dipandang rendah oleh orang lain.

6.   Tindakannya tidak sesuai apa yang dikatakan

Apa yang diakatakan sangat baik dan mulia, tapi dibaliknya itu dia hanya memancing orang agar citra dirinya terlihat baik di depan khalayak luas.

Apa yang dia ucapkan sendiri itu bentuk kebaikan yang sering dijadikan alat orang berhati busuk untuk keuntungan pribadinya.

7.   Gemar membicarakan hal-hal baik tapi dibaliknya melakukan perbuatan melanggar aturan

Mereka sering memberi nasehat baik di hadapan banyak orang suka, bahkan sering memberikan kebaikan di hadapanmu, namun dibelakangmu perilakunya sendiri tidak sesuai dengan aturan.

8.   Benci dan dendam kepada orang lain

Anda harus berhati-hati jika ada orang yang baik padamu, tetapi pada saat yang sama ia juga benci dan dendam kepada orang lain tanpa alasan yang jelas.

Artinya, kebaikan yang dia lakukan kepadamu bukan tidak mungkin akan berubah menjadi kebencian ketika Anda melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginannya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore