Ilustrasi patah hati dan perlu melakukan proses move on. (Freepik)
JawaPos.com - Banyak klien yang bersikeras kepada saya bahwa mereka mencintai pasangan mereka, tetapi pasangan mereka sering mengatakan bahwa mereka tidak merasa dicintai sama sekali. Ada banyak alasan untuk pemutusan hubungan ini, mulai dari keintiman, komunikasi, hingga empati. Mari kita telusuri enam alasan paling umum yang saya lihat dalam praktiknya mengapa pasangan tidak merasa dicintai!
Dikutip dari Yourtango, Inilah 6 alasan pasangan Anda mengatakan bahwa Anda tidak mencintainya:
Mereka tidak mendapatkan cukup cinta saat tumbuh dewasa dan sekarang kebutuhan mereka akan kepastian dan cinta terasa tak terbatas, baik bagi Anda maupun mereka. Jika Anda tumbuh dengan selalu merasa bahwa perhatian orang tua jarang sekali tercurah sepenuhnya kepada Anda, terlepas dari niat baik mereka, Anda mungkin kesulitan untuk merasa bahwa pasangan Anda "cukup" mencintai Anda. Masa kecil seperti ini juga dapat mengarah pada "pola pikir kelangkaan."
Anda dibesarkan di rumah yang tidak ekspresif atau bahkan mengabaikan secara emosional. Anda bahkan mungkin alexithymic. Meskipun Anda merasakan cinta untuk pasangan Anda, itu adalah sebuah pohon yang jatuh di hutan, karena mereka tidak akan pernah tahu dari cara Anda (tidak) mengekspresikannya. Mengatasi komunikasi dalam terapi dapat sangat membantu jika Anda tidak pernah belajar bagaimana cara membicarakan perasaan atau mengekspresikan emosi secara terbuka. Ingat, berlawanan dengan apa yang mungkin dipikirkan oleh beberapa pria, wanita yang sehat menyukai ketika pria mengekspresikan emosi.
Jika pasangan Anda sibuk seperti poin nomor satu, maka hampir dapat dipastikan bahwa Anda adalah orang yang menghindar, karena kedua gaya ini secara tidak sadar tertarik satu sama lain. Anda adalah pemberi jarak terhadap pengejar pasangan Anda, dan meskipun Anda mungkin mengucapkan kata-kata "Aku mencintaimu," pasangan Anda merasakan ambivalensi di balik kata-kata tersebut. Sebenarnya, Anda mungkin merasa tidak nyaman dengan kebutuhan secara umum, terutama kebutuhan emosional.
Masalahnya adalah Anda tidak dan mungkin tidak pernah tertarik pada pasangan Anda. Anda berpikir bahwa mereka adalah orang yang baik dan mungkin telah menikahi mereka karena Anda tahu bahwa mereka akan menjadi orang tua yang baik. Anda tidak ingin bercerai, jadi Anda meyakinkan diri sendiri bahwa Anda bahagia dan mencintai pasangan Anda, tetapi Anda bukanlah aktor yang baik seperti yang Anda pikirkan, dan pasangan Anda menangkap sesuatu yang nyata
Ketika Anda sedang depresi, sulit, atau bahkan tidak mungkin, untuk mengekspresikan cinta dengan cara yang terasa tulus bagi orang lain. Ekspresi wajah Anda terbatas, dan suara Anda monoton. Jika pasangan Anda mengalami depresi, mereka mungkin sensitif terhadap penolakan, dan mereka sangat peka terhadap hal-hal kecil yang dirasakan... yang mungkin sama sekali tidak dimaksudkan. Bahkan perubahan kecil pada nada suara Anda, yang tidak berarti apa-apa bagi Anda, dapat dianggap sebagai hal yang sangat menjengkelkan dan mengindikasikan penolakan terhadap seseorang yang mengalami depresi.
Ketika mereka mengatakan, "Kamu tidak mencintaiku," itu dimaksudkan untuk membuat Anda maju dan meyakinkan mereka. Mereka merasa komunikasi langsung dan ekspresi kebutuhan menjadi sangat rentan, sehingga mereka tetap bertahan dengan "tes" kecil. Episode podcast saya kali ini membahas mengapa wanita dengan keterikatan yang berlebihan mengatakan hal-hal seperti, "Kamu tidak pernah mengatakan kamu mencintaiku!" dan bagaimana cara mengatasi hal ini jika hal tersebut tidak sesuai dengan fakta! Spoiler: ini bukan "tes"... ini adalah upaya untuk meyakinkan tanpa harus bertanya secara langsung.
Baca Juga: Ada yang Senang Menghubungi Dirimu? Ketahui 6 Tanda Orang Menyukai Kepribadian Kamu di Sini
Jika salah satu dari alasan-alasan di atas berlaku untuk Anda, ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian dalam dinamika ini. Terapi pasangan dapat membantu pasangan yang terjebak dalam dinamika disfungsional ini, meskipun jika kamu atau pasanganmu mengalami depresi atau kamu tidak jatuh cinta padanya, terapi individu akan menjadi pilihan yang lebih baik.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
