Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Juli 2024 | 18.15 WIB

Hati-hati! 8 Motivasi Ini Bisa Mendorong Seseorang untuk Berbohong dan Tidak Jujur

8 Motivasi Berikut Bisa Mendorong Seseorang untuk Tidak Jujur. (rawpixel.com/ freepik.com) - Image

8 Motivasi Berikut Bisa Mendorong Seseorang untuk Tidak Jujur. (rawpixel.com/ freepik.com)

 
JawaPos.com - Berbohong merupakan suatu tindakan yang sering diasosiasikan dengan hal negatif.
 
Namun pada kenyataanya, berbohong merupakan realitas yang tak terhindarkan dalam kehidupan manusia. 
 
Selain itu, motif di balik kebohongan nyatanya kompleks dan beragam. Ada berbagai alasan serta dorongan dari seseorang untuk melakukan kebohongan.
 
Memahami alasan di balik kebohongan pun bisa bermacam-macam, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks.
 
Namun dilansir dari laman Paul Ekman Group pada Senin (1/7), berikut ini beberapa motivasi seseorang melakukan sebuah kebohongan.
 
 
1. Untuk menghindari hukuman
 
Motivasi ini adalah alasan yang banyak dilakukan anak-anak hingga orang dewasa untuk melakukan kebohongan. Berbohong menjadi alat yang digunakan untuk menghindari sebuah konsekuensi hukuman.
 
2. Untuk mendapatkan imbalan yang sulit didapatkan
 
Ini adalah motif kedua yang paling sering disebutkan, baik oleh anak-anak maupun orang dewasa. Contoh yang sering dilakukan adalah memberi keterangan palsu mengenai pengalaman kerja saat interview.
 
3. Untuk melindungi orang lain dari hukuman
 
Seperti halnya berbohong untuk menghindari hukuman pribadi, kebohongan juga bisa dilakukan semata-mata untuk melindungi orang lain dari hukuman. Hal ini bisa terjadi antara rekan kerja, teman, keluarga, dan bahkan dengan orang asing.
 
 
4. Untuk melindungi diri dari ancaman kekerasan fisik
 
Hal ini berbeda dengan hukuman, ancaman kejahatan fisik bukan terjadi karena sebuah pelanggaran norma. Contohnya, seorang anak kecil yang sedang sendirian di rumah memberi tahu orang asing bahwa ayahnya sedang tidur.
 
5. Untuk mendapatkan pujian dari orang lain
 
Berbohong untuk meningkatkan persona yang positif kerap dilakukan seseorang untuk mendapatkan sebuah pengakuan. Kebohongan kecil ini merupakan bentuk upaya membangun branding diri seseorang di lingkungan sosialnya.
 
6. Untuk keluar dari situasi yang canggung
 
Kebohongan ini dilakukan untuk bisa keluar dari sebuah situasi yang tidak diinginkan. Sebagai contoh, memberi kabar kawan jika orang tua sakit saat enggan datang ke sebuah pesta.
 
 
7. Untuk menghindari rasa malu
 
Menutupi rasa malu dengan cara berbohong bisa dilakukan oleh anak-anak maupun orang dewasa. Sebagai contoh, seseorang mengaku ketumpahan air di kursinya untuk menutupi rasa malu karena ngompol.
 
8. Untuk menjaga privasi
 
Sebagai contoh, seseorang mengatakan dirinya sudah memiliki pasangan untuk menghindari berbagai pertanyaan dari keluarga besar atas statusnya yang masih single.
 
Memahami berbagai alasan di balik kebohongan merupakan langkah awal yang penting untuk membangun komunikasi yang lebih baik dan tulus dengan orang lain. 
 
Dengan memahami motivasi di balik perkataan seseorang, seseorang dapat lebih objektif dalam menilai situasi dan menentukan cara terbaik untuk meresponnya.
 
Perlu diingat bahwa tidak semua kebohongan diciptakan sama. Ada kebohongan yang dilakukan dengan niat baik dan ada juga yang dilakukan dengan niat jahat. 
 
Dalam membangun komunikasi yang lebih baik, penting untuk mempertimbangkan konteks dan niat di balik kebohongan tersebut.***
 
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore