Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Juni 2024 | 19.25 WIB

Ingin Mewarnai Rambut? Kenali Berbagai Jenis Pewarna Sebelum Menggunakannya

Ilustrasi seseorang mewarnai rambutnya. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang mewarnai rambutnya. (Freepik)

Jawapos.com – Setiap orang pasti memiliki keinginan untuk mencoba mewarna rambutnya sebagai salah satu cara agar memiliki tampilan dengan gaya baru. Namun, sebelum Anda mewarnai rambut, tentunya ada beberapa hal yang wajib anda ketahui, yaitu jenis-jenis pewarna untuk rambut.

Hal ini dilakukan agar nantinya Anda tidak menyesal setelah mewarnai rambut kesayangan yang Anda miliki, karena bisa saja Anda salah menggunakan jenis pewarna rambut sehingga hasilnya tidak maksimal. Maka dari itu, ikuti ulasan berikut ini mengenai jenis-jenis pewarna rambut berdasarkan laman headandshoulders.co.in.

Jenis-jenis Pewarna Rambut

Kebanyakan pewarna rambut pasti mengandung berbagai bahan kimia yang digunakan untuk membuka helai rambut dan mewarnai batang rambut. Seperti Amonia, Hidrogen peroksida, dan p-Phenylenediamine. Kandungan amonia merusak lapisan luar yang disebut kutikula dan memungkinkan hidrogen peroksida menghilangkan warna yang ada.

Kemudian PPD melakukan keajaibannya dan mewarnai batang rambut sesuai warna yang diinginkan. Namun, keberadaan bahan kimia ini bergantung pada jenis pewarna yang Anda gunakan, karena ada pula yang tidak mengandung bahan kimia tersebut. Lalu, apa saja jenis pewarna rambut, lebih jelasnya sebagai berikut.

Pewarna Rambut Permanen

Ini adalah jenis pewarnaan rambut yang paling sering ditemukan dan banyak digunakan. Pewarna rambut permanen tentunya tidak mengubah warna rambut Anda secara permanen seumur hidup. Ini hanya berarti bahwa produk tersebut dapat bertahan di rambut Anda untuk waktu yang lama, bahkan berbulan-bulan. Anda akan kesulitan untuk dapat menghilangkan warnanya jika hanya dengan satu kali pencucian sampo.

Pewarna Rambut Semi Permanen

Pewarna ini bebas amonia dan hidrogen peroksida. Oleh karena itu, bahan ini tidak dapat mewarnai rambut Anda dari dalam dan hilang setelah 8-10 kali pencucian. Anda bisa menemukan versi alami seperti Henna atau Indigo, atau Anda bisa mendapatkan versi sintetis yang mengandung bahan kimia lebih ringan. Ini umumnya memiliki efek samping warna rambut yang lebih rendah.

Pewarna Rambut Demi Permanen

Ini adalah jenis pewarna rambut antara pewarna rambut permanen dan semi permanen. Ini bebas ammonia, tetapi mengandung bahan kimia yang dapat merusak helai rambut saat mewarnainya. Produk ini mengandung lebih sedikit hidrogen peroksida dan memiliki efek samping pewarnaan rambut yang lebih kecil. Demi permanen umumnya menggelapkan warna rambut Anda saat ini dan bertahan lebih lama dibandingkan pewarna semi permanen.

Pewarna Sementara

Pewarna ini tidak sampai masuk ke helai rambut dan hanya melapisinya dari luar. Itu akan terbilas saat Anda mencuci atau keramas rambut anda. Ini mungkin pewarna rambut yang paling tidak berbahaya, tetapi dapat menodai rambut rusak jika digunakan berulang kali. Sehingga, bagaimanapun penggunaan yang terlalu sering kurang baik.

Pewarna Bertahap

Pewarna jenis ini umumnya merupakan larutan logam yang mudah tersapu. Itu tidak mengandung PPD atau bahan kimia berat, dan efek pewarna rambut tidak terlalu merusak. Anda harus terus mengaplikasikan pewarna ini dan ini akan menggelapkan rambut anda dalam jangka waktu yang lebih lama.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore