Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juni 2024 | 16.35 WIB

Perlu Waspada, Kenali 5 Tanda Seseorang Memiliki Karakter yang Abusive, Bisa Cegah KDRT di Masa Depan

Ilustrasi: Pasangan yang sedang berargumen. (Pexels/Keira Burton)

JawaPos.com - KDRT atau Kekerasan Dalam Rumah Tangga tentunya adalah hal yang ingin semua orang hindari. Maraknya berita atau pengalaman orang terdekat tentang KDRT sudah cukup membuat seseorang berhati-hati dalam memilih pasangan.

Tidak hanya berlaku untuk perempuan, laki-laki juga harus memilah pasangan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kDRT di masa depan. Oleh sebab itu, perlu bagi seseorang yang hendak memilih pasangan untuk mempertimbangkan aspek karakternya.

Meski kekayaan, status, agama dan lainnya sangat penting, karakter berkaitan dengan apakah pernikahan tersebut bisa berlangsung damai hingga akhir hayat.

Mengetahui karakter seseorang dan mengenali tanda ciri karakter yang abusive memang tidak menjamin rumah tangga akan bersih dari kemungkinan KDRT sepenuhnya. Akan tetapi, mengenali karakter abusive bisa mencegah masa depan yang buruk dalam pernikahan.

Berikut 5 tanda karakter seseorang yang abusive untuk mencegah kemungkinan KDRT di masa depan.

1. Merasa Superior

Hal paling pertama yang bisa dilihat sebagai tanda perilaku abusive adalah superioritas. Dilansir dari Psychology Today, superioritas bisa dilihat baik secara tersirat dengan bahasa tubuh atau nada atau dikatakan secara langsung.

Yang dimaksud dengan superioritas adalah merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Sikap merasa benar sendiri adalah hasil dari superioritas yang dimiliki.

Dalam berbagai kesempatan, kamu bisa melihat pasanganmu menunjukkan bahwa dirinya lebih pintar, lebih baik atau lebih kuat dalam segala aspek dibandingkan orang lain. Hal ini tentu mengganggu prosesi bersama kalian berdua karena disibukkan dengan pasangan yang selalu menunjukkan dirinya sendiri.

2. Tidak Menghargai Orang

Tidak menghargai orang lain adalalah tanda selanjutnya yang bisa diperhatikan dalam karakter pasangan. Dilansir dari situs web No More, orang yang abusive akan menyebut orang lain dengan panggilan yang sangat buruk.

Misalnya, menyebut rekan kerja yang lambat di kantor sebagai bodoh atau teman yang memiliki banyak relasi lawan jenis sebagai pelacur. Istilah-istilah merendahkan orang lain yang sering keluar dari mulut pasangan seharusnya sudah jadi pengingat bahwa ada yang tidak beres dengan karakternya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore