Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Juni 2024 | 23.58 WIB

Imbas Frasa ‘Let Them Eat Cake’ yang Viral Dibalik Blockout 2024, dari CEO Kellogg’s sampai Artis TikTok Kena Batunya!

Kantor TikTok di Culver City, California, pada 13 Maret 2024. Sumber Foto: Mike Blake/Reuters

JawaPos.com - Di balik gelombang gerakan masif Blockout 2024 yang terjadi pada selebriti dan figur besar ternama di dunia Hollywood, terdapat satu frasa kontroversial yang menjadi awal mula pemantik fenomena tersebut.

Frasa tersebut adalah sound TikTok berbunyi “Let them eat cake” yang dijadikan latar video Haley Kalil (@HaleyyBaylee) yang berpose di karpet merah sebagai salah satu peserta Met Gala 2024.

Dilansir dari New York Post, satu video itulah yang kemudian menyulut kemarahan warganet yang memicu munculnya gerakan Blockout 2024 yang berdampak pada figur besar seperti keluarga Kardashian, penyanyi ternama Taylor Swift, dan selebritas terkenal lain.

Kamu mungkin bertanya-tanya, sebenarnya apa itu frasa “Let them eat cake”? Dan mengapa orang-orang begitu mempermasalahkan frasa itu? Dan bagaimana frasa ini memulai gerakan Blockout 2024?

Frasa “Let them eat cake” adalah sebuah kalimat yang dirumorkan sebagai respon Marie Antoinette, Ratu Prancis, ketika dikabarkan bahwa rakyatnya mengalami kelaparan berat di masa Revolusi Prancis.

Dalam bahasa Prancis, frasa “Let them eat cake” berbunyi “Qu'ils mangent de la brioche” yang menyebutkan kue brioche secara spesifik. Brioche sendiri adalah sebuah makanan yang dikategorikan sebagai makanan mewah yang membutuhkan banyak mentega, telur, dan gula di dalamnya.

Kalimat ini tentu memicu kemarahan banyak warga Prancis di masa itu. Ketidaktahuan bangsawan terhadap kesengsaraan rakyat miskin memantik api kemarahan warga. Alih-alih Brioche yang dikategorikan makanan mewah, rakyat biasa bahkan tidak mampu membeli roti biasa yang dimakan sehari-hari.

Ada banyak konspirasi mengenai apakah Marie Antoinette benar-benar mengatakan kalimat ini atau tidak. Berdasarkan penelusuran, frasa ini berasal dari cerita yang ditulis oleh Jean-Jacques Rousseau.

Dilansir dari Daily Mail, latar cerita tersebut disebutkan berada pada kurun waktu 1766 dan 1767 yang tidak sesuai dengan periode Marie menjabat sebagai Ratu Prancis.

Namun, frasa ini digunakan dalam film sejarah yakni Marie Antoinette yang rilis pada tahun 2006. Marie Antoinette yang diperankan oleh Kirsten Dunst, mengucapkan frasa ini di dalam filmnya.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore