
Ilustrasi orang yang tidak didukung oleh orang tuanya saat ia masih kecil./freepik
JawaPos.com - Orang yang kurang didukung oleh orang tuanua saat masih kecil sering kali menunjukkan sejumlah ciri kepribadian yang membedakan mereka dari yang lain.
Ciri kepribadian ini bisa menjadi petunjuk penting untuk memahami pengalaman dan tantangan yang mereka hadapi selama masa pembentukan mereka yang kurang didukung oleh orang tuanya.
Dilansir dari The Expert Editor pada Senin (3/6) inilah 8 ciri kepribadian yang biasnya dimiliki oleh orang-orang yang tidak didukung oleh orang tuanya saat ia masih kecil.
1. Kompensasi yang berlebihan
Kompensasi berlebihan adalah perilaku di mana seseorang mencoba untuk melakukan sesuatu secara berlebihan di berbagai aspek kehidupan mereka.
Misalnya, mereka akan berusaha menjadi yang terbaik dalam karier, hubungan, atau pencapaian pribadi mereka.
Meskipun hal ini dapat menghasilkan kesuksesan yang luar biasa, namun juga dapat menyebabkan kelelahan dan perasaan tidak pernah puas karena terus-menerus berusaha melebihi batas.
2. Perfeksionis
Orang yang tidak didukung oleh orang tuanya semasa kecil cenderung memiliki sifat perfeksionis.
Mereka selalu mengejar kesempurnaan dalam segala hal, dan biasanya karena mereka merasa perlu menjadi orang yang sempurna untuk diterima atau dicintai.
Ini bisa membuat mereka menetapkan standar yang sangat tinggi untuk diri sendiri dan selalu merasa takut akan membuat kesalahan.
3. Sensitivitas yang meningkat
Oran-orang yang tidak mendapatkan dukungan yang memadai cemderung memiliki sensitivitas yang meningkat.
Hal ini bisa membuat mereka menjadi lebih peka terhadap perasaan orang lain, tetapi juga membuat mereka rentan terhadap kritik atau tekanan dari luar.
Meskipun begitu, sensitivitas juga bisa menjadi kekuatan, karena memungkinkan seseorang untuk membangun hubungan yang lebih dalam dan memiliki pemahaman yang lebih dalam tentang dunia di sekitar mereka.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
