Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Juni 2024 | 16.00 WIB

5 tanda Seseorang Memiliki Kematangan Emosi yang Rendah, Jaga Jarak Agar Anda Sehat Fisik dan Mental!

Ilustrasi orang yang bergantung secara emosional kepada orang lain (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang bergantung secara emosional kepada orang lain (Freepik)

JawaPos.com - Berapa banyak dari kita yang pernah mengatakan jika orang terdekat kita ‘Sangat tidak dewasa’. Hal ini bisa tentang seseorang yang pernah bekerja, berteman, atau berpacaran dengan kita?

Mungkin kita pernah disakiti, dikecewakan, atau patah hati oleh seseorang yang kita anggap 'tidak dewasa secara emosional'.

Namun, apa yang sebenarnya dimaksud? Apa yang dimaksud dengan ketidakdewasaan emosional, berikut ciri-cirinya menurut para ahli psikologi dikutip dari experteditor.com:

1) Mengekspresikan emosi tanpa pengekangan

Untuk memulai penelitian kita, kita akan langsung membahasnya. APA (American Psychological Association) mendefinisikan ketidakdewasaan emosional sebagai “kecenderungan untuk mengekspresikan emosi tanpa menahan diri atau secara tidak proporsional terhadap situasi.” 

Kita harus ingat bahwa pengukuran seperti 'tidak proporsional' bersifat subjektif. Hal ini bersifat kultural, dan juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti usia, latar belakang keluarga, dan kelas sosial.

Dan definisi ini tidak akan berlaku dengan cara yang sama untuk orang-orang yang memiliki keragaman saraf, seperti mereka yang memiliki autisme, ADHD dan SPS (Sensory Processing Sensitivity, yang juga dikenal sebagai HSP).

Pubertas, menopause, kehamilan, depresi, dan kecemasan juga dapat mengubah banyak hal. Meskipun begitu, ini adalah tempat yang baik untuk memulai.

Jadi, mari kita lihat seperti apa ketidakdewasaan emosional ini, melalui tanda-tanda yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian kita akan membahas mengapa seseorang tidak dewasa secara emosional, dan faktor-faktor lain yang perlu dipertimbangkan.

2) Mengalihdayakan tenaga kerja emosional

Psikolog Nick Wignall menyampaikan hal yang menarik. Ia mengatakan, “Mengalihdayakan tenaga kerja emosional berarti meminta orang lain untuk mengelola perasaan sulit yang sebenarnya merupakan tanggung jawab Anda.”

Hal ini dapat terlihat seperti pasangan Anda meminta Anda untuk melakukan percakapan yang sulit atas nama mereka karena mereka 'terlalu stres' atau Anda 'lebih baik dalam hal itu'.

Nick Wignall juga menegaskan bahwa wanita sering kali melakukan pekerjaan emosional dalam suatu hubungan, yang menyebabkan stres, kerja berlebihan dan akhirnya kebencian.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa “Pria tetap tidak dewasa dan rapuh secara emosional karena mereka dengan mudah menghindari mengatasi emosi yang sulit sendirian dan kemudian kehilangan kepercayaan diri emosional yang akan muncul darinya.”  Menurut Nick, tanda lain dari ketidakdewasaan emosional adalah gaslighting emosional.

3) Gaslighting emosional

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore