Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Mei 2024 | 05.10 WIB

Ciri-Ciri Anda Bergantung Kepada Orang Lain Secara Emosional dan Cara Melepaskan Diri Dari Ketergantungan

Ilustrasi orang yang bergantung secara emosional kepada orang lain (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang bergantung secara emosional kepada orang lain (Freepik)

JawaPos.com – Apakah Anda merasa bahwa kebahagiaan dan kesejahteraan Anda terlalu bergantung pada orang lain? Adakah saat-saat di mana Anda merasa sulit untuk menemukan kepuasan dan kepercayaan diri tanpa dukungan dari orang lain? Jika Anda merasakannya, Anda mungkin sedang mengalami ketergantungan secara emosional kepada orang lain.

Fenomena bergantung kepada orang lain secara emosional dalam suatu hubungan ini melibatkan kebutuhan yang berlebihan akan validasi, perhatian, atau persetujuan dari orang lain untuk merasa baik tentang diri sendiri.

Kehadiran orang lain dalam hidup kita bisa menjadi sebuah dukungan yang berarti, tetapi terkadang, ketergantungan emosional terhadap mereka bisa menjadi sebuah belenggu yang dapat menghambat pertumbuhan pribadi.

Dilansir dari laman Health Line, pada Kamis (30/5), Hubungan interdependen, adalah jenis hubungan yang paling sehat, berada ditengah-tengah antara spektrum kemandirian emosional dan ketergantungan emosional. Interdependensi berarti Anda dapat mengenali kebutuhan emosional Anda sendiri dan melakukan upaya untuk memenuhi banyak dari kebutuhan tersebut sendiri.

Ketika Anda tidak dapat memenuhinya sendiri, maka Anda mungkin akan mencari dukungan dari pasangan atau kerabat Anda. Dengan kata lain, Anda bergantung pada mereka untuk beberapa kebutuhan emosional, bukan semua.

Dalam mengalami ketergantungan emosional biasanya Anda bergantung pada pasangan Anda untuk memenuhi hampir semua kebutuhan emosional diri Anda sendiri. Ketika Anda mengalami kesulitan, Anda mungkin segera mencari mereka sebelum mencoba mengelola emosi sendiri. Merasa seolah Anda tidak bisa hidup tanpa dukungan emosional mereka bisa menunjukkan bahwa hubungan Anda telah melenceng ke tingkat ketergantungan yang tidak sehat.

Ciri-ciri ketergantungan emosional lainnya meliputi:

  • Pandangan Terhadap Pasangan Atau Hubungan yang Ideal
  • Keyakinan Bahwa Hidup Anda Tidak Memiliki Makna Tanpa Mereka
  • Keyakinan Bahwa Anda Tidak Bisa Menemukan Kebahagiaan atau Keamanan Sendirian
  • Ketakutan Terus-Menerus Terhadap Penolakan
  • Kebutuhan Akan Kepastian Yang Konstan
  • Perasaan Hampa dan Cemas Saat Menghabiskan Waktu Sendirian
  • Membutuhkan Mereka Untuk Membangun Harga Diri, Kepercayaan Diri, Dan Nilai Diri
  • Perasaan Cemburu atau Posesif
  • Kesulitan Untuk Percaya Pada Perasaan Mereka Terhadap Anda

Jika tidak segera diatasi, ketergantungan emosional yang sudah berlebihan malah justru dapat merusak dinamika hubungan Anda dengan pasangan atau orang lain. Berikut adalah cara melepaskan diri dari rasa ketergantungan emosional :

  1. Coba Untuk Rasakan Emosi Anda

Langkah pertama menuju pemenuhan kebutuhan emosional secara mandiri cobalah untuk belajar mengakui emosi Anda saat Anda mengalami atau merasakannya. Tidak apa jika ini terasa sulit pada awalnya. Lumrah rasanya jika Anda kesulitan mengakui perasaan yang tidak menyenangkan dalam diri Anda.

Hal ini mungkin akan membantu untuk mengingatkan diri bahwa kehidupan melibatkan baik masa-masa senang maupun sedih. Tanpa yang buruk, bagaimana Anda bisa mengenali yang baik? Emosi yang Anda anggap negatif sama pentingnya dengan yang Anda anggap positif. Mereka membantu Anda menyadari ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik.

Alih-alih menyembunyikan perasaan yang kurang baik atau bergantung pada seseorang untuk membuatnya hilang, lebih baik coba alihkan perhatian Anda pada rasa ingin tahu. Tanyakan pada diri sendiri apa yang mereka rasakan.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang diri Anda dan emosi Anda, cobalah melakukan  meditasi, menghabiskan waktu di alam, dan menghabiskan waktu sendirian.

  1. Ambil Kendali Atas Kebutuhan Emosional Anda.

Sekarang, setelah Anda lebih memahami pola pikir emosional Anda, apa yang bisa Anda lakukan tentang hal itu? Misalkan Anda merasa pasangan Anda telah mengabaikan Anda. Anda merasa cemburu, kesepian, atau tidak dicintai.

Namun, alih-alih mencari kepastian, pertimbangkan situasi dari sudut pandang yang berbeda. Dengan cara ini, Anda dapat membantu memenuhi kebutuhan Anda akan kepastian dan keamanan sendiri.

Mungkin pasangan Anda atau orang tersebut sedang butuh waktu untuk menyelesaikan kesulitan mereka sendiri. Normal bagi kita semua untuk membutuhkan waktu untuk diri sendiri, bahkan dalam hubungan yang dekat. Ini tidak selalu berarti bahwa  seseorang ingin berpisah.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore