Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Mei 2024 | 21.51 WIB

6 Ciri-Ciring Orang dengan Empati Rendah, Salah Satunya Sering Menghakimi

Rendahnya empati membuat seseorang punya kebiasaan untuk mengkritik dan menghakimi. (Freepik/cookie_studio) - Image

Rendahnya empati membuat seseorang punya kebiasaan untuk mengkritik dan menghakimi. (Freepik/cookie_studio)

 
JawaPos.com - Rasa empati memungkinkan seseorang untuk memahami dan ikut merasakan perasaan orang lain.
 
Orang-orang dengan empati yang tinggi biasanya adalah orang yang perasa dan sangat menghargai perasaan serta hubungan dengan orang lain.
 
Pada umumnya setiap manusia memiliki rasa empati, hanya saja kadarnya berbeda-beda. Adapun orang-orang dengan empati yang rendah biasanya memiliki ciri-ciri berikut:
 
1. Sering Mengkritik dan Menghakimi
 
Dilansir dari PsychCentral, Jumat (17/5), ciri pertama dari rendahnya empati ialah kebiasaan untuk mengkritik dan menghakimi. Orang dengan empati yang rendah dapat mengkritik atau menyalahkan orang lain secara berlebihan.
 
Mereka juga dapat melabeli seseorang tanpa mempertimbangkan konteksnya. Misalnya, mereka mungkin mengkritik rekan kerja yang terlambat, tanpa menyadari atau menghargai bahwa si rekan kerja memiliki anak yang sedang sakit di rumah.
 
2. Berpikir Bahwa Hal Buruk Tidak Akan Menimpa
 
Seseorang dengan empati yang rendah sulit untuk memahami keadaan orang lain. Mereka mungkin percaya bahwa peristiwa tertentu tidak akan pernah terjadi pada mereka. Ketika melihat seseorang kesusahan, ia berpikir bahwa kesusahan itu tak mungkin menimpa dirinya sendiri.
 
3. Menyebut Orang Lain "Terlalu Sensitif"
 
Orang dengan empati yang rendah sulit untuk memahami perasaan orang lain. Ketika ada orang lain bersikap defensif karena sebuah hal, alih-alih mencoba untuk mengerti, orang dengan empati yang rendah dapat mengatakan bahwa orang tersebut terlalu sensitif.
 
4. Menanggapi dengan Cara yang Tidak Pantas
 
Seseorang dengan empati yang rendah mungkin akan bercanda tentang emosi atau keadaan seseorang. Mereka mungkin juga kesulitan untuk menjadi pendengar yang baik. Mereka juga dapat bersikap cuek atau acuh tak acuh ketika seseorang mengungkapkan perasaan sedih atau stres.
 
Orang yang berempati mungkin akan mencoba menghiburmu jika mereka melihatmu sedih. Namun, orang yang tidak berempati mungkin akan mengabaikan atau bahkan membercandakan perasaanmu.
 
5. Tidak Sadar Diri
 
Seringkali, empati yang rendah dapat menyebabkan seseorang tidak menyadari bahwa tindakan mereka dapat memengaruhi orang lain. Di lain waktu, mereka mungkin memahami bahwa perilaku mereka berdampak pada orang lain, tetapi mereka tidak merasa menyesal sama sekali.
 
Sekalipun dia menyadari bahwa kebiasaan marah-marahnya merugikan orang lain, dia sama sekali tak merasa bersalah apalagi meminta maaf.
 
6. Kesulitan Mempertahankan Hubungan
 
Kurangnya kemampuan untuk memahami perspektif dan perasaan orang lain membuat orang dengan empati yang rendah kerap kesulitan untuk mempertahankan hubungan, baik pertemanan maupun percintaan. Sebab, setiap hubungan pasti membutuhkan rasa saling mengerti.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore